Lahan Kosong Jadi Wisata Agro dan Taman, Desa Loa Duri Ilir Raih Kemandirian Ekonomi Kreatif

- Jurnalis

Kamis, 23 November 2023 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisata agro dan taman di Desa Loa Duri Ilir. (Foto: Ist)

Wisata agro dan taman di Desa Loa Duri Ilir. (Foto: Ist)

HarianBorneo.comTENGGARONG – Desa Loa Duri Ilir di Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki kreativitas tinggi dalam mengembangkan sektor pariwisata. Desa ini memanfaatkan lahan kosong sebagai tempat wisata agro dan taman yang menarik. Wisata ini menjadi andalan desa dalam meningkatkan kemandirian ekonomi kreatif.

Wisata agro dan taman ini terletak di pinggir bukit. Di sini, pengunjung bisa melihat dan memetik berbagai tanaman yang ditanam di lahan kosong, seperti salak pondok, jambu kristal, dan ikan. Pengunjung juga bisa membeli hasil panen mereka dengan harga terjangkau. Selain itu, ada juga kolam pemancingan yang bisa digunakan oleh pengunjung.

Selain wisata agro, desa ini juga memiliki Taman Loa Duri Ilir yang sedang direnovasi. Taman ini menyajikan wahana rekreasi seperti flaying fox dan kolam renang. Renovasi yang dilakukan bertujuan untuk menambah dan memperbaiki fasilitas wisata.

Kepala Desa Loa Duri Ilir, Fakhri Rasyad, mengatakan bahwa wisata ini dibangun dengan menggunakan dana desa. Ia mengatakan bahwa wisata ini merupakan bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi kreatif di desanya.

“Pariwisata yang kita bangun cukup mendatangkan pengunjung. Ada wisata agro dan wisata yang sedang renovasi ini, yakni Taman Loa Duri Ilir,” ujarnya, Kamis (23/11/2023).

Fakhri menambahkan bahwa wisata ini dikelola secara mandiri oleh pemerintah desa. Bantuan dari pihak ketiga hanya bersifat insidentil, seperti pengerukan sampah. Ia berharap bahwa renovasi bisa selesai secepatnya, karena minat masyarakat terhadap wisata lokal sangat tinggi.

“Alhamdulillah sejauh ini kas untuk BUMDes sendiri sudah mencukupi dari pengelolaan wisata. Ini tentunya dana yang didapatkan akan dikelola kembali, seperti pelebaran wahana atau perbaikan jalan yang rusak,” tuturnya.

Wisata agro dan taman ini membuktikan bahwa desa bisa berinovasi dengan lahan kosong. Wisata ini tidak hanya memberikan hiburan bagi pengunjung, tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya bercocok tanam. (RK/Adv/DisparKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru