HarianBorneo.com, SAMARINDA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Siti Rizky Amalia meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan lebih khusus kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) untuk menghadirkan kembali Sangkulirang Rock Arts sebagaimana di masa tenarnya tahun 2016 silam.
Ia membeberkan, acara tersebut pernah masuk dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Sangkulirang Rock Arts merupakan tujuan destinasi kelas dunia karena nilai historisnya yang menjadi saksi akan sejarah asal usul manusia.
Sebagai informasi, seni cadas atau rock art yang merupakan lukisan yang ada di dinding gua atau ceruk, tebing, dan batu terdapat di Karst Sangkulirang Mangkalihat yang terbentang mulai Kutim hingga Kabupaten Berau.
“Gua lukisan telapak tangan manusia di Sangkulirang sempat menghebohkan dunia karena usianya menurut para ahli telah ada sejak puluhan ribu tahun lalu. Tidak sedikit turis asing yang tertarik melihat dan menggali berbagai sisi dari tempat tersebut,” paparnya.
Oleh sebab itu, pemerintah daerah harus gencar dalam melakukan promosi-promosi terutama objek wisata yang memiliki nilai sejarah panjang karena merupakan jati diri suatu bangsa yang tak boleh lekang dimakan waktu.
“Kutim ini kan bisa dikatakan bagian tak terpisahkan dari IKN, ini nilai plus nya. Harusnya ini menjadikan prioritas dalam membangun infrastruktur jalan penghubung dan sarana prasarana penunjang lainnya,” ungkap Rizky, sapaan akrabnya.
Membaca potensi Kabupaten Kutim, sambungnya, selain kawasan industri semen dan Pelabuhan, jangan sampai meninggalkan sektor pariwisata.
“Jangan dianggap remeh, kita harus yakin bahea pariwisata mampu menjadi penopang sumber pendapatan daerah di masa yang akan datang,” pungkas Rizky. (MF/Adv/DPRDKaltim)











