HarianBorneo.com, SAMARINDA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), M. Udin meminta penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sesuai dengan kompetensi untuk mencapai hasil kinerja yang maksimal.
Udin sapaan akrabnya, ia menilai bahwa, pemerintah beserta jajarannya yakni Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang merupakan pelaksana dari kebijakan yang ada, tidak memiliki porsi yang cukup untuk ASN dengan kinerja yang maksimal lantaran belum tepatnya penempatan ASN yang profesional berdasarkan kemampuan dengan bidang kerjanya.
“Penempatan ASN harus sesuai dengan skill atau kemampuannya. Ini bertujuan agar program kerja di suatu perangkat daerah bisa berjalan sesuai dengan target,” ucapnya.
Selain itu, Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini menekankan pentingnya peningkatan SDM melalui pelatihan atau bimtek yang harus dilakukan secara berkala termasuk penggunaan aplikasi yang mempercepat proses pelaksanaan program kerja.
“Update pengetahuan dan teknologi itu penting karena aturan hingga sarana prasarana termasuk digitalisasi terus diperbaharui sehingga penggunaannya juga harus mampu mengaplikasikannya,” tutupnya. (MF/Adv/DPRDKaltim)











