Untuk Mempermudah Pelaporan, Kader PPKBD Kukar Dibekali Smartphone

- Jurnalis

Selasa, 5 November 2024 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Revitalisasi Institusi Masyarakat Perdesaan/Perkotaan (IMP) Dalam Meningkatkan Capaian Indikator Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) dan Percepatan Penurunan Stunting di Kukar. (Foto: Ist)

Revitalisasi Institusi Masyarakat Perdesaan/Perkotaan (IMP) Dalam Meningkatkan Capaian Indikator Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) dan Percepatan Penurunan Stunting di Kukar. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Pada kegiatan revitalisasi Institusi Masyarakat Perdesaan/Perkotaan (IMP) dalam rangka mempercepat pencapaian indikator Program Bangga Kencana dan menanggulangi stunting, Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menyerahkan smartphone secara simbolis kepada Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub PPKBD se-Kukar, Selasa (5/11/2024), di Ballroom Hotel HARRIS, Samarinda.

Penyerahan smartphone ini bertujuan untuk mempermudah para kader dalam membuat laporan tugas mereka di lapangan, termasuk dalam hal penanganan stunting. Diharapkan dengan adanya perangkat ini, para kader dapat lebih efisien dalam menjalankan tugasnya, dengan bantuan aplikasi sistem pelaporan yang terinstal pada perangkat tersebut.

Sunggono mengungkapkan bahwa Pemkab Kukar berkomitmen untuk mendukung kegiatan penanganan stunting dengan menggunakan teknologi yang lebih efisien. Ia juga menegaskan bahwa penggunaan smartphone ini harus difokuskan pada tugas-tugas terkait pelaporan dan penanggulangan stunting, dan bukan untuk kepentingan lain.

Pemkab Kukar juga mengikuti kebijakan nasional dalam hal penanganan stunting. Pada pengukuran balita Juni lalu, lebih dari 98% balita di Kukar sudah terukur, meskipun terdapat kendala di Kecamatan Muara Kaman yang sulit mencapai 100% karena faktor geografis. Sunggono berharap para kader dapat lebih aktif dalam menjangkau keluarga-keluarga yang sulit diakses, terutama di daerah perkebunan. Selain itu, Pemerintah Kukar juga memberikan perlakuan khusus kepada balita yang berisiko tinggi mengalami stunting. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru