Desa Embalut Genjot Kemandirian Ekonomi Lewat Sektor Pangan dan Diversifikasi Usaha

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Embalut, Yahya. (Foto: Ist)

Kepala Desa Embalut, Yahya. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Desa Embalut, yang terletak di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sedang menggencarkan program kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal dengan memaksimalkan sektor pangan. Desa ini mengelola lebih dari 40 hektare lahan produktif yang kini menjadi pusat pengembangan sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan yang terus mengalami kemajuan.

Kepala Desa (Kades) Embalut, Yahya, menyebutkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. “Pemkab telah membantu kami dengan menyediakan bibit unggul, pupuk bersubsidi, dan alat berat seperti traktor yang memudahkan petani dalam bekerja,” ujarnya.

Peningkatan produktivitas pertanian di Desa Embalut terasa signifikan, meski tantangan besar tetap ada, salah satunya terbatasnya luas lahan akibat dominasi perusahaan tambang di sekitar wilayah desa. Yahya menjelaskan, untuk menghadapi keterbatasan ini, pihaknya menerapkan penggunaan teknologi pertanian modern agar hasil panen dapat lebih optimal.

“Meski lahan terbatas, kami terus berinovasi untuk mengoptimalkan hasil yang ada. Teknologi pertanian yang kami terapkan memungkinkan kami meraih hasil maksimal tanpa merusak alam,” kata Yahya.

Selain fokus pada pertanian, Desa Embalut kini juga melirik sektor perkebunan dan perikanan sebagai alternatif penghidupan yang mengurangi ketergantungan masyarakat pada industri tambang. Pembudidayaan ikan air tawar menjadi salah satu program unggulan yang diluncurkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. “Kami sedang mengembangkan lahan bekas tambang untuk perkebunan jagung dan tanaman produktif lainnya,” imbuh Yahya.

Dengan mengoptimalkan tiga sektor utama—pertanian, perkebunan, dan perikanan—Desa Embalut berharap dapat menciptakan kemandirian ekonomi dan lapangan kerja baru. Yahya yakin bahwa desa mereka bisa menjadi contoh bagi daerah lain yang juga berusaha mengurangi ketergantungan pada sektor tambang. “Kami berharap kerja keras ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kukar,” tutupnya. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru