Warga Keluhkan Aktivitas Hauling Yang Mengganggu Lalu Lintas, DPRD Kaltim Desak Perusahaan Bertanggung Jawab

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan Komisi III DPRD Kaltim Tinjau Langsung PT KPC soal keluhan warga (Foto : Humas Sekretariat DPRD Kaltim)

Rombongan Komisi III DPRD Kaltim Tinjau Langsung PT KPC soal keluhan warga (Foto : Humas Sekretariat DPRD Kaltim)

HarianBorneo.com, SANGATTA — Aktivitas kendaraan tambang yang melintasi jalan umum di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), khususnya di kawasan Sangatta, dikeluhkan warga setempat. Kendaraan bertonase besar tersebut dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Menyikapi laporan tersebut, rombongan Komisi III DPRD Kalimantan Timur melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Kamis (17/4/2025). Hasil dari kunjungan itu membuktikan bahwa keluhan masyarakat memang beralasan.

“Hasil dari laporan masyarakat benar adanya. Kendaraan tambang menggunakan jalan umum sebagai jalur crossing hauling, dan ini mengganggu aktivitas masyarakat. Karena itu, kami meminta perusahaan-perusahaan tambang yang menggunakan fasilitas umum ini bertanggung jawab,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh.

Salah satu perusahaan yang menjadi sorotan dalam peninjauan tersebut adalah PT Kaltim Prima Coal (KPC). Perusahaan ini disebut menggunakan ruas Jalan Poros Sangatta–Bengalon sebagai jalur *crossing hauling*.

Menurut Abdulloh, perusahaan sekelas KPC seharusnya mampu membangun infrastruktur alternatif guna meminimalkan dampak terhadap masyarakat, seperti jembatan layang (*flyover*) atau *underpass*. Ia juga meminta perusahaan lain, seperti PT Indexim Coalindo, untuk melakukan hal serupa.

“Ini bukan hal yang sulit bagi perusahaan yang sudah beroperasi puluhan tahun di Kutai Timur. Kami juga meminta perusahaan lain, seperti PT Indexim Coalindo, melakukan hal serupa,” katanya.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan semestinya mencakup upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama jalan nasional dan provinsi yang kerap dilintasi kendaraan tambang berukuran besar.

“Kami berharap KPC untuk segera membangun jembatan layang, seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya. Tujuannya agar aktivitas pertambangan tidak lagi menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna jalan,” pungkasnya.(DPRDKaltim/Adv/IKH).

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru