Pertanian Loa Raya Terhambat Minim Irigasi, Pemdes Dorong Solusi Permanen

- Jurnalis

Senin, 17 Maret 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Loa Raya, Martin. (Foto: Ist)

Kades Loa Raya, Martin. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG — Sektor pertanian di Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, masih menghadapi kendala besar akibat ketergantungan pada cuaca. Minimnya infrastruktur irigasi menyebabkan para petani tidak dapat mengatur masa tanam secara optimal.

Kepala Desa Loa Raya, Martin, mengungkapkan bahwa sebagian besar lahan pertanian di wilayahnya masih mengandalkan sistem tadah hujan. Akibatnya, saat kemarau tiba, sawah menjadi kering dan sulit digarap, sedangkan musim hujan kerap menimbulkan banjir.

“Petani jadi serba salah. Tidak bisa menanam sesuai kebutuhan pasar karena sangat tergantung cuaca,” jelas Martin.

Saat ini, satu gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan beberapa kelompok tani di desa masih aktif. Namun, produktivitas belum maksimal karena keterbatasan sarana. Pemdes Loa Raya telah mengajukan bantuan pembangunan irigasi dan pompa air ke Dinas Pekerjaan Umum Kukar.

“Proposal sudah kami sampaikan. Kami harap tahun depan bisa mulai dibangun,” ujar Martin.

Selain itu, Pemdes juga mengajukan permintaan alat pertanian seperti traktor dan mesin perontok ke Dinas Pertanian. Harapannya, proses tanam dan panen bisa dilakukan lebih efisien.

“Kalau alat dan air tersedia, hasil panen bisa naik signifikan. Petani akan lebih semangat,” tambahnya.

Martin berharap pertanian di desanya tidak tertinggal dari sektor perikanan yang saat ini berkembang cukup pesat. Menurutnya, kedua sektor tersebut harus tumbuh beriringan agar ekonomi desa tetap seimbang.

“Kita tidak boleh bergantung hanya pada satu sektor. Pertanian tetap penting untuk ketahanan pangan desa,” pungkasnya. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru