Ismail Latisi : Seleksi Sekolah Unggulan Samarinda Harus Transparan

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi. (Foto : Ist)

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi. (Foto : Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak khawatir terkait potensi praktik suap menyuap dalam penerimaan siswa di sekolah unggulan berbasis internasional yang ada di Loa Bakung, Sungai Kunjang.

Guna mencegah praktik suap, dirinya meminta pemerintah kota menerapkan seleksi masuk yang ketat dan transparan, berdasarkan tes dan indikator yang jelas. Hal itu Ismail Latisi katakan, untuk mengurangi kekhawatiran beberapa pihak yang risau akan munculnya praktik suap.

“Proses seleksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah, namun harus melalui tes dan berdasarkan kemampuan dan kompetensi siswa,” terangnya.

Ismail spaan akrabnya, mengungkapkan bahwa guna memastikan seleksi berjalan dengan transparan, dirinya menuturkan pentingnya pengawasan dari pemerintah kota dan DPRD. “Tinggal bagaimana pengawasan ketat dari Pemkot dan DPRD supaya target yang diinginkan itu tercapai,” ujar Ismail.

Lebih lanjut kata dia, keberadaan sekolah unggulan tersebut diharapkan mampu menjadi proyek percontohan bagi sekolah-sekolah lain di Samarinda. Sebab, dirinya mengatakan bahwa minimal dalam setiap daerah memiliki satu sekolah unggulan yang menjadi percontohan.

“Dengan terbangunnya sekolah yang digadang bakal berbasis internasional ini, kita berharap tak meluputkan kewajiban pemerintah kota untuk tetap memperhatikan sekolah-sekolah yang lain,” harap Ismail.

Saat ini, Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mulai melakukan seleksi pengurus sekolah tersebut, termasuk kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik lainnya.

Sekolah yang menerapkan kurikulum Cambridge ini ditargetkan akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2025. Dengan sistem seleksi yang ketat dan transparan, diharapkan sekolah ini dapat mencetak lulusan berkualitas serta menjadi model bagi pengembangan pendidikan di Samarinda.

“Harapannya bisa menular ke sekolah lain di Samarinda,” tandasnya. (RD/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru