Damayanti Dorong Sinergi dan Edukasi Dini Atasi Kekerasan di Kaltim

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti. (Foto: Ist)

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA — Tingginya angka kekerasan dan pelecehan di Kalimantan Timur mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti. Ia menyerukan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi sosial untuk bersama-sama menangani permasalahan ini.

“Kita tidak bisa anggap enteng kasus-kasus kekerasan ini. Ini persoalan serius yang harus ditangani bersama. Jangan anggap laporan sebagai aib,” ujarnya.

Damayanti juga menyoroti peningkatan kasus kekerasan di lingkungan perguruan tinggi sebagai cerminan mendesaknya pendidikan seksual sejak usia dini. Ia menilai pendidikan tersebut penting sebagai langkah preventif.

Data dari Simfoni Perlindungan Perempuan dan Anak menunjukkan lonjakan kasus kekerasan dari tahun ke tahun: 551 kasus pada 2021, meningkat menjadi 945 pada 2022, dan 1.108 pada 2023. Sementara hingga 31 Juli 2024, telah tercatat 569 kasus.

Menanggapi kondisi ini, Damayanti berencana mendorong penyusunan kurikulum pendidikan seksual untuk anak-anak usia dini. Kurikulum ini bertujuan untuk membekali anak dengan pemahaman dasar tentang batasan tubuh mereka.

“Anak-anak perlu tahu bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Ini langkah awal yang penting untuk membentuk kesadaran dan perlindungan diri sejak dini,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam melaporkan kasus kekerasan adalah bagian penting dari upaya pencegahan dan penanganan.

“Banyak kasus yang tidak muncul ke permukaan karena korban takut atau merasa malu. Padahal, jika masyarakat lebih sadar untuk melapor, itu menandakan peningkatan kesadaran dan kepedulian terhadap perlindungan korban,” tutup Damayanti. (DPRDKaltim/Adv/IKH).

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru