HarianBorneo.com, SAMARINDA — Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Darlis Pattalongi, mendesak Pemerintah Provinsi Kaltim untuk meningkatkan alokasi anggaran bagi Kota Samarinda. Ia menilai, sebagai ibu kota provinsi sekaligus pusat pemerintahan dan perekonomian, Samarinda memikul beban pembangunan yang jauh lebih besar dibandingkan daerah lain.
“Samarinda adalah kota urban dengan dinamika tinggi. Pertumbuhan penduduk dan pembangunan di sini sangat pesat. Maka dari itu, sudah seharusnya mendapat perhatian khusus dari provinsi,” ujar Darlis.
Menurutnya, banyak persoalan yang dihadapi Samarinda, seperti infrastruktur, lingkungan, dan sosial, tidak semata bersumber dari dalam kota, melainkan juga akibat aktivitas dan kebijakan skala provinsi.
Dengan status sebagai kota berpenduduk terbesar di Kaltim, Darlis menyebut sudah selayaknya Samarinda menerima bantuan keuangan daerah (bankeu) yang lebih besar dari Pemprov.
“Kalau Samarinda mendapatkan alokasi bankeu lebih besar, itu bukan masalah bagi daerah lain. Justru karena dampaknya juga dirasakan oleh wilayah sekitar,” tegasnya.
Darlis juga mengapresiasi kebijakan visioner yang dijalankan Pemerintah Kota Samarinda di bawah kepemimpinan Wali Kota saat ini. Ia menilai, program-program yang dilaksanakan memberi efek positif tidak hanya bagi Samarinda, tetapi juga secara regional.
“Keputusan-keputusan Wali Kota sudah selaras dengan kepentingan pembangunan provinsi. Itu perlu didukung anggaran,” tambahnya.
Meski pendapatan asli daerah (PAD) dan APBD Kota Samarinda terus meningkat, Darlis menegaskan bahwa hal itu belum cukup untuk menjawab kompleksitas permasalahan yang dihadapi kota tersebut.
“Peningkatan PAD memang ada, tapi belum mampu mengimbangi tantangan yang semakin berat. Maka, perlu dukungan lebih dari provinsi,” ungkapnya.
Ia pun berharap agar Pemprov Kaltim lebih serius mempertimbangkan kebutuhan anggaran bagi Samarinda. Menurutnya, keberhasilan pembangunan di ibu kota provinsi akan membawa manfaat yang luas bagi seluruh wilayah Kaltim.
“Sudah saatnya perhatian anggaran difokuskan ke Samarinda. Jika kota ini berkembang optimal, maka efek positifnya akan dirasakan di seluruh Benua Etam,” pungkasnya. (DPRDKaltim/Adv/IKH).











