HarianBorneo.com, SAMARINDA – DPRD Kaltim menginginkan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, mampu menekan persentase kemiskinan di Benua Etam dalam kurun waktu satu tahun kedepan. Hal itu diutarakan oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji.
Seno memaparkan, persentase kemiskinan ekstrem di Benua Etam masih berada di angka enam persen sepeninggalan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim periode 2018-2023, Isran Noor dan Hadi Mulyadi.
“Melihat data itu, kami ingin Pj Gubernur bisa melanjutkan kinerja kepala daerah terdahulu, termasuk dalam upayanya menekan angka kemiskinan ekstrem di Kaltim dalam kurun waktu satu tahun kedepan,” tekannya.
Menurut Seno, tugas Pj Gubernur Kaltim tentu akan sangat berat dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem. Apalagi Politisi Gerindra ini menargetkan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri itu bisa menurunkan persentase kemiskinan menjadi 4-5 persen.
“Dalam waktu dekat kami akan bertemu dengan beliau (Pj Gubernur Kaltim). Kami harap dia bisa memaparkan langkah-langkahnya dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Kaltim,” harapnya.
Selain itu, Seno berpesan kepada Pj Gubernur Kaltim yang baru agar bagaimana bisa merencanakan pembangunan Kaltim kedepan, serta memetakan hal apa saja yang harus dilanjutkan dari pembangunan dari kepala daerah yang terdahulu. (AJ/Adv/DPRDKaltim)











