Fraksi Demokrat Soroti Aspek Pendidikan saat Pembahasan APBD Murni 2024

- Jurnalis

Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekertaris Fraksi Demokrat DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto: Ist)

Sekertaris Fraksi Demokrat DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2024 per Oktober ini telah mencapai di angka Rp 5,1 triliun.

Pasalnya, beberapa waktu lalu Wali Kota Samarinda menargetkan APBD Murni 2024 dapat menembus angka sekitar Rp 5 triliun pada Desember 2023. Namun nyatanya target tersebut telah ditembus sebelum tenggat waktu yang ditentukan.

Hal ini dibuktikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda masa persidangan III 2023 terkait persetujuan bersama terhadap Raperda APBD Kota Samarinda Tahun Anggaran 2024 yang dilaksanakan pada Selasa (24/10/2023) kemarin.

“APBD sudah mencapai angka Rp 5,1 triliun,” ujar Andi Harun.

Atas hal tersebut, beberapa fraksi di jajaran legislatif pun satu persatu menyampaikan pandangannya. Salah satunya dilakukan oleh Fraksi Demokrat yang diwakili oleh Sekretaris Fraksi Demokrat, Sri Puji Astuti.

Kali ini, ia berharap kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda agar dapat memperhatikan sejumlah permasalahan pada satuan pendidikan di Kota Tepian.

Pertama, ia meminta Pemkot Samarinda terus mengawasi kebijakan pelaksanaan PPDB yang setiap tahun yang selalu bermasalah.

Kemudian pengadaan dan penjualan buku, kebijakan tentang pakaian sekolah dan penarikan iuran yang memberatkan orangtua murid.

“Selanjutnya terkait peningkatan sarana dan prasarana utilitas sekolah dalam rangka menyiapkan sekolah yang ramah anak,” ujar Puji.

Lalu ia juga meminta Pemkot Samarinda menggelar program orang tua asuh bagi siswa dari keluarga rentan miskin, miskin dan miskin ekstrem, memberikan subsidi bagi siswa yang bersekolah di sekolah swasta, memberi pelatihan bagi guru-guru pendamping siswa disabilitas di sekolah inklusi, meningkatkan nilai BOSDA bagi 135 ribu siswa yang tersebar di 803 satuan pendidikan yang menjadi kewenangan Pemkot Samarinda.

“Dalam mewujudkan masyarakat yang sehat menuju Kota Samarinda sebagai Kota pusat peradaban, Fraksi Partai Demokrat mengharapkan Pemkot Samarinda meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” pungkasnya. (FI/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru