Polemik Antrean BBM, Sapto Desak Tim Terpadu Selesaikan Masalah Pengetap

- Jurnalis

Senin, 6 November 2023 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (Foto: Ist)

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) masih menjadi pemandangan sehari-hari di berbagai wilayah Kaltim, khususnya Samarinda. Antrean kendaraan terjadi di pos-pos pengisian BBM bersubsidi seperti Pertalite.

Melihat kondisi seperti itu, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, mendesak tim terpadu dari berbagai instansi untuk menyelesaikan persoalan antrean BBM bersubsidi di Benua Etam. Dia menduga, antrean ini terjadi karena adanya pengetap yang beroperasi.
“Jadi jangan sampai kuota BBM kita di Kaltim habis karena oknum pengetap,” ucap Sapto.

Politisi Golkar ini menjelaskan, tim terpadu itu diisi oleh aparat penegak hukum, Pertamina selaku produsen BBM, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Kaltim. Sapto menegaskan, tim terpadu akan melakukan penentuan daerah yang harus menggunakan kartu pembelian BBM dalam pembeliannya.

Selain itu, penentuan fuel card juga berlaku bagi kendaraan yang datang ke Kaltim, baik kendaraan yang hanya melintas, tinggal sementara, atau tinggal lama. Sapto juga menekankan agar para pengetap BBM subsidi harus ditertibkan oleh aparat penegak hukum, karena mereka mengganggu distribusi BBM dan merugikan masyarakat yang berhak atas subsidi.

“Oknum-oknum itu tentu memiliki jaringan lama untuk menambah pundi-pundi penghasilan. Tapi, tindakan mereka berdampak pada masyarakat yang kesulitan mendapatkan kuota BBM di SPBU dan juga keberadaan Pertamini yang semakin banyak,” ujar Sapto.

Lebih lanjut, Sapto menginginkan tim terpadu juga harus memperhatikan kebutuhan BBM bagi nelayan. Sebab, mereka juga merupakan kelompok masyarakat yang berhak atas BBM bersubsidi dan pendukung perekonomian daerah.

“Tim terpadu mesti mengoptimalkan peran untuk membereskan perkara distribusi BBM melalui SPBU yang saat ini belum termonitor dengan baik,” tutupnya. (AJ/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru