Abdul Kadir Tappa Sebut Tingginya Jumlah Pekerja Anak di Kaltim Sangat Memprihatinkan

- Jurnalis

Rabu, 13 Maret 2024 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Abdul Kadir Tappa. (Foto: Ist)

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Abdul Kadir Tappa. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Tingginya angka jumlah pekerja anak pada rentang usia 10 – 17 tahun di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengundang rasa keprihatinan yang mendalam, termasuk Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Abdul Kadir Tappa. 

Dirinya sangat menyayangkan, anak yang seharusnya fokus dalam menempuh pendidikan di sekolah justru harus membagi tenaga, waktu dan konsentrasinya dengan sebagai tulang punggung keluarga.

“Jumlahnya yang tak main-main menurut BPS mencapai empat ratus ribu lebih yang tersebar di kabupaten/kota. Ini belum termasuk yang putus sekolah,” ungkapnya.

Di sisi lain, Abdul Kadir Tappa angkat topi atas keinginan seorang anak yang ingin membantu perekonomian keluarga. Kendati demikian pada usia 10-17 tahun terjadi proses perkembangan fisik, emosional dan kognitif yang sangat perlu perhatian.

“Perkembangan fisiknya pasti akan terganggu tergantung pekerjaan apa yang mereka ambil. Kalau mengangkat beban tumbuh kembang tulangnya, kalau di jalanan selain kesehatan juga  emosional dan kognitif pasti juga kena dampaknya,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) mengingatkan kepada orang tua agar  hanya mengijinkan anak untuk fokus menempuh pendidikan di sekolah demi masa depan anak mereka. Pasalnya, dengan berprestasi di sekolah akan semakin membuka jalan anak dalam menggapai cita-citanya.

“Pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah yang terkait berkewajiban memberikan pemahaman kepada para orang tua tentang hak-hak anak dalam mendapatkan pendidikan, waktu bermain, bahkan istirahat yang cukup,” tutupnya. (MF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru