HarianBorneo.com, SAMARINDA – Moral generasi muda semakin terkikis seiring bebasnya pergaulan remaja saat ini. Kondisi ini dapat dilihat dari masih tingginya kasus kehamilan di luar nikah yang menjerat kebanyakan remaja di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur (Kaltim).
Persoalan ini pun mengundang sorot tajam dan komentar para tokoh daerah salah satunya Anggota Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Fitri Maisyaroh. Melihat masih tingginya dispensasi pernikahan dini, Fitri menekan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk segera mengambil sikap.
“Rata-rata kasus dispensasi pernikahan atau upaya untuk menikah yang belum mencapai batas minimal usia, disebabkan oleh remaja yang hamil di luar nikah. Setiap tahunnya di Kaltim tercatat sebanyak seribu kasus, lebih memprihatinkan lagi, mereka yang terjaring kasus itu sebagian masih berstatus pelajar, yang mana kalau kita tahu anak ini harusnya sekolah dan menatap masa depan,” paparnya kepada para awak media.
Fitri mengungkapkan, tingginya angka pernikahan usia dini di Kaltim tentu dapat menimbulkan potensi bertambahnya angka stunting di Kaltim. Padahal Pemprov Kaltim tengah gencar menanggulangi penambahan angka stunting.
Tak hanya itu, pihaknya juga menjelaskan dengan gamblang langkah penanggulangan stunting bukan hanya soal memenuhi gizi, pemerintah juga perlu mengatasi kasus pernikahan dini sebagai uoaya mencegah adanya kelahiran bayi diluar program kehamilan dan koridor hukum.
“Jadi upaya untuk menurunkan stunting tidak hanya sekedar memenuhi gizi tetapi dilihat kesesuaian,” tegas Fitri.
Menurutnya, satu di antara faktor tingginya kasus pernikahan usia dini diakibatkan karena minimnya kedekatan seorang putri dengan ayahnya. Tentu hal itu sesuai riset yang pihaknya terima.
Oleh sebab itu, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim ini berpesan kepada setiap orangtua, khususnya ayah supaya dapat lebih memperhatikan putrinya dalam bergaul.
“Kalau dia dekat dengan ayahnya mendapat kasih sayang dia akan mengukur laki-laki itu dengan ayahnya,” pungkas Fitri. (MF/Adv/DPRDKaltim)











