Banjir Lumpur Terjang Pemukiman Warga di Kelurahan Karang Anyar dan Lok Baru, Proyek Pematangan Lahan Jadi Penyebab

- Jurnalis

Rabu, 6 November 2024 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun. (Foto : Ist)

Anggota DPRD Kaltim, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun. (Foto : Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Banjir lumpur akibat proyek pematangan lahan telah menerjang permukiman warga Kelurahan Karang Anyar dan Lok Baru, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Akibatnya, para warga terdampak harus menanggung kerugian material. Peristiwa ini mendapatkan perhatian dari Anggota DPRD Kaltim, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun. Dirinya meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda untuk mengkaji ulang proyek pematangan lahan tersebut.

“Kajian bersama dengan pimpinan dinas perlu dilakukan agar tidak ada lagi kerugian yang dialami masyarakat,” jelasnya.

Afif sapaan akrabnya, menyoroti rekam jejak kontraktor proyek yang dinilai kurang baik. Pihak terkait juga diminta memberikan teguran tegas.

“Informasi yang saya terima, kontraktor bertanggung jawab atas proyek ini memiliki rekam jejak kurang baik dan perlu mendapat teguran tegas dari dinas terkait,” terang Afif.

Lebih lanjut kata Afif, berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda segera mengambil tindakan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga. Langkah ini untuk mencegah terjadinya insiden serupa di kemudian hari.

Dirinya menilai transparansi dalam proyek sangat penting agar warga mengetahui izin dan potensi dampak lingkungan.

“Jika izin sudah lengkap, seharusnya informasi ini disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Tidak seharusnya warga menanggung kerugian akibat lumpur yang masuk ke rumah dan merusak barang mereka,” tandasnya. (Rd/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru