Cegah Stunting Mulai dari Kehamilan, Andi Satya Nilai Pentingnya Lingkungan dan Nutrisi yang Mendukung

- Jurnalis

Selasa, 26 November 2024 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra. (Foto : Ist)

Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra. (Foto : Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA –Saat ini kasus stunting masih menjadi masalah kesehatan yang mengancam kualitas hidup generasi muda di Indonesia, terutama di Kalimantan Timur (Kaltim).

Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra mengungkapkan pentingnya upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan dengan menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas polusi serta memastikan kecukupan nutrisi pada ibu hamil.

Andi Satya sapaan akrabnya, menyatakan bahwa pencegahan stunting tidak dapat menunggu hingga anak lahir, melainkan harus dimulai sejak dalam kandungan.

“Stunting bukan hanya sekadar masalah kekurangan nutrisi pada anak. Dampaknya lebih kompleks dan bisa memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak sepanjang hidupnya. Oleh karena itu, kita perlu mengupayakan lingkungan yang sehat dan memberikan nutrisi yang baik pada ibu hamil agar anak bisa tumbuh optimal,” jelas Andi Satya.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa salah satu penyebab utama stunting adalah kurangnya asupan gizi yang memadai selama masa kehamilan dan awal kehidupan anak.

Lingkungan yang bersih dan bebas polusi udara juga memainkan peran penting, karena paparan polusi berpotensi menurunkan kesehatan ibu dan janin.

Lebin lanjut kata Andi Satya, dengan lingkungan yang bersih, risiko paparan infeksi yang dapat menghambat perkembangan janin juga bisa dikurangi.

Dalam upaya pencegahan, dirinya mendorong pemerintah dan instansi kesehatan untuk mengadakan program edukasi bagi masyarakat, terutama ibu hamil, tentang pentingnya asupan gizi yang cukup selama masa kehamilan.

Andi Satya juga menyarankan pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil, terutama yang berada dalam kelompok rentan.

“Asupan nutrisi ibu hamil harus diperhatikan. Makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak, serta mikronutrien seperti zat besi, asam folat, dan kalsium sangat penting untuk perkembangan janin yang sehat,” terangnya.

Selain itu, Andi Satya menggarisbawahi pentingnya kawasan bebas polusi dan asap rokok bagi ibu hamil, sebab paparan asap rokok dapat meningkatkan risiko berat badan lahir rendah dan berbagai komplikasi kesehatan lain pada bayi.

“Lingkungan sekitar ibu hamil harus bebas dari asap rokok dan polusi. Ini langkah sederhana, namun berdampak besar untuk kesehatan anak yang akan lahir,” ucapnya.

Pencegahan stunting yang efektif, lanjut Andi, memerlukan kolaborasi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Program seperti Posyandu yang aktif dalam pemeriksaan kesehatan ibu dan bayi perlu diperkuat dan didukung, termasuk melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di daerah-daerah.

“Program Posyandu dan penyuluhan gizi di masyarakat perlu lebih ditingkatkan. Kesehatan ibu hamil adalah fondasi penting dalam memutus rantai stunting,” ungkapnya.

Terakhir, dirinya berharap bahwa dengan adanya sinergi antara edukasi gizi, lingkungan sehat, dan program tambahan bagi ibu hamil, angka stunting di Kaltim bisa ditekan secara signifikan. (Rd/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru