Desa Tani Bhakti Fokus Wujudkan Pertanian Cerdas di Tengah Tantangan Tambang

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pertanian modern. (Foto: Ist)

Ilustrasi pertanian modern. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Desa Tani Bhakti di Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), memantapkan diri sebagai pelopor pertanian modern meskipun berada di tengah dominasi aktivitas tambang batu bara. Dengan komitmen menjaga kelestarian lingkungan, desa ini berupaya menghadirkan inovasi teknologi di sektor pertanian untuk menjawab kebutuhan masa depan.

Kepala Desa Tani Bhakti, Muhammad Amin, menegaskan bahwa pertanian harus dipertahankan sebagai identitas desa di tengah godaan industri tambang yang menjanjikan hasil cepat. “Pertanian adalah investasi jangka panjang yang mendukung ketahanan pangan. Tambang tidak boleh menghilangkan nilai penting ini,” ujarnya.

Sebagai langkah nyata, Pemdes Tani Bhakti telah menyelenggarakan pelatihan bertani menggunakan teknologi modern, termasuk penggunaan sensor irigasi cerdas, drone untuk pemantauan lahan, dan sistem pertanian berbasis data. Langkah ini diyakini dapat meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi.

“Petani di sini harus adaptif terhadap teknologi. Ini bukan hanya soal bertani, tapi bagaimana kita membuat pertanian menjadi profesi yang menjanjikan dan bernilai tinggi,” tambah Amin.

Desa ini juga membangun kolaborasi dengan akademisi dan praktisi pertanian untuk mendampingi masyarakat. Harapannya, generasi muda tidak lagi memandang pertanian sebagai pekerjaan tradisional, tetapi sebagai bidang yang inovatif dan modern.

“Dengan pertanian cerdas, kita bukan hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga membuka peluang ekspor ke depan,” tutup Amin. Desa Tani Bhakti kini menjadi simbol perlawanan terhadap eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan, menawarkan visi baru untuk masa depan pertanian di Kukar. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru