DPRD Kaltim Dampingi Menteri Pertanian Tinjau Program Ketahanan Pangan di PPU

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Baba dan Baharuddin Muin saat dampingi kunker Mentan RI, Andi Amran Sulaiman ke Desa Gunung Mulia. (Foto: Ist)

H. Baba dan Baharuddin Muin saat dampingi kunker Mentan RI, Andi Amran Sulaiman ke Desa Gunung Mulia. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, PENAJAM PASER UTARA — Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, H Baba, bersama anggota DPRD Kaltim Baharuddin Muin, mewakili pimpinan DPRD Kaltim dalam kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, ke Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Jumat (9/5/2025).

Kunjungan Menteri Pertanian tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mempercepat realisasi program swasembada pangan nasional, sekaligus memberikan apresiasi atas kontribusi Kabupaten PPU dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.

Sesampainya di lokasi, Mentan Amran Sulaiman dan rombongan disambut antusias oleh warga dan jajaran pemerintah daerah. Agenda dilanjutkan dengan seremoni resmi yang turut dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Bupati dan Wakil Bupati PPU, serta sejumlah pemangku kepentingan sektor pertanian.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian secara simbolis menyerahkan bantuan alat dan fasilitas pertanian senilai lebih dari Rp18 miliar kepada kelompok tani dan brigade pangan di wilayah PPU. Bantuan tersebut mencakup traktor roda empat dan dua, mesin tanam padi (rice transplanter), crawler, pompa air, serta benih unggulan padi dan jagung.

Menanggapi kunjungan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H Baba, menyampaikan apresiasi atas perhatian serius pemerintah pusat terhadap sektor pertanian, khususnya di Kalimantan Timur.

“Kehadiran Mentan menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan nasional, terutama swasembada pangan yang menjadi bagian dari visi besar Presiden,” ujarnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan paparan Bupati PPU, saat ini produksi gabah di wilayah tersebut mencapai sekitar 4.429 ton dari luas lahan sekitar 5.898 hektare. Namun, tantangan masih dihadapi dalam hal ketersediaan infrastruktur irigasi yang memadai.

Baba juga menyoroti pentingnya proyek Bendung Gerak Telake yang sebelumnya masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) namun akhirnya dibatalkan. Menurutnya, keberadaan bendungan tersebut sangat vital untuk menunjang irigasi lahan pertanian di PPU dan Paser. “Tanpa sistem pengairan yang baik dan benih berkualitas, sulit mengoptimalkan hasil pertanian,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa PPU adalah wilayah strategis dalam peta ketahanan pangan Kaltim. Ia pun mendorong Pemkab PPU untuk segera merancang dan menetapkan Peraturan Daerah (Perda) yang melarang alih fungsi lahan pertanian, khususnya di kawasan produktif seperti Desa Gunung Mulia.

“Saya sejalan dengan pernyataan Gubernur Kaltim bahwa lahan pangan perlu dijaga agar tidak dialihkan untuk perkebunan sawit atau karet. Ini penting demi menjaga keberlangsungan pangan di masa depan,” jelasnya.

Sebagai bentuk perlindungan terhadap petani lokal, Baba juga mendorong agar Bulog membeli gabah hasil panen petani dengan harga maksimal Rp6.500 per kilogram guna menjaga kestabilan harga dan meningkatkan daya saing petani.

Usai seluruh rangkaian kegiatan, rombongan Mentan Amran Sulaiman bertolak kembali ke Balikpapan menggunakan helikopter dari lapangan bola di Desa Gunung Intan, Kecamatan Babulu. (DPRDKaltim/Adv/IKH).

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru