Faktor Alam Jadi Hambatan, Kaltim Belum Bisa Swasembada Pangan

- Jurnalis

Sabtu, 21 Januari 2023 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang. (Foto: Ist)

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Dianggap kurang cocok dijadikan lahan pertanian dan perkebunan, sampai saat ini Kaltim masih belum bisa melakukan swasembada di sektor pangan. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang.

Ia memaparkan, ketidakmampuan Kaltim dalam menopang ketahanan pangannya sendiri disebabkan kandungan tanah yang ada tidak memungkinkan untuk bercocok tanam. Tidak konsistennya kesuburan tanah menjadi faktor utama hal itu sulit tercapai jika dibandingkan dengan daerah lain seperti Jawa dan Sulawesi.

Baca Juga :  Fuad Fakhruddin Dorong Perbaikan Standar Pemotongan Hewan dalam Revitalisasi RPH

“Ini yang membuat 70 persen pangan kita masih berharap dari luar Kaltim. Kita belum bisa menopang sektor pangan karena alam kita jika dibandingkan daerah Jawa sangat berbeda tingkat kesuburannya,” beber Veridiana, Sabtu (21/1).

Metode modernisasi pertanian pun, kata Veri, belum mampu menjawab kendala perihal kandungan alam di Kaltim. Tetapi publik Benua Etam harus bersyukur karena sumber daya alam (SDA) Kaltim lebih didominasi oleh kandungan asam. Sehingga kandungan batubara di dalam tanah sangat tinggi dan mampu menghidupkan ekonomi Kaltim.

Baca Juga :  Momentum Kaltim Bershalawat XI, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ajak Masyarakat Tingkatkan Iman dan Takwa

“Kandungan asam ini yang mengakibatkan kita sedikit kesulitan untuk melakukan budidaya tanaman yang bernilai ekonomis sehingga banyak yang frustasi. Tapi kita memiliki SDA yang melimpah untuk batubara serta migas,” ungkapnya.

Meski demikian, masih ada cara agar kondisi ini bisa memberikan pendapatan kepada daerah. Veri menyebut, caranya merubah pola masuk barang melalui koperasi sehingga kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan.(NF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan
Bupati Kukar Dorong Optimalisasi Peran Teruna Dara dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif
Mahasiswa Beasiswa Kukar Idaman di Telkom University Memulai Magang di OPD dengan Fokus pada Tugas IT
Pemkab Kukar Tingkatkan Dukungan terhadap UMKM dengan Bantuan Peralatan dan Program Modal Usaha
Kutai Kartanegara Fokus Jadi Lumbung Pangan IKN
Pemkab Kukar Luncurkan KKPD untuk Meningkatkan Efisiensi Belanja Publik
Kantor Desa Loa Lepu Kini Resmi Diresmikan oleh Bupati Kukar untuk Meningkatkan Pelayanan Publik
Pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara 2 Dimulai, Bupati Kukar Minta Dukungan Semua Pihak

Berita Terkait

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:18 WIB

Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

Jumat, 5 Juli 2024 - 11:38 WIB

Bupati Kukar Dorong Optimalisasi Peran Teruna Dara dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:20 WIB

Mahasiswa Beasiswa Kukar Idaman di Telkom University Memulai Magang di OPD dengan Fokus pada Tugas IT

Rabu, 3 Juli 2024 - 00:57 WIB

Kutai Kartanegara Fokus Jadi Lumbung Pangan IKN

Selasa, 2 Juli 2024 - 17:46 WIB

Pemkab Kukar Luncurkan KKPD untuk Meningkatkan Efisiensi Belanja Publik

Senin, 1 Juli 2024 - 18:14 WIB

Kantor Desa Loa Lepu Kini Resmi Diresmikan oleh Bupati Kukar untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

Senin, 1 Juli 2024 - 17:37 WIB

Pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara 2 Dimulai, Bupati Kukar Minta Dukungan Semua Pihak

Senin, 1 Juli 2024 - 17:32 WIB

Pembangunan Jembatan Sebulu Kukar Berjalan Menuju Penyelesaian Tahun 2025

Berita Terbaru

Bupati Kukar, Edi Damansyah. (Foto: Ist)

Advertorial

Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

Rabu, 10 Jul 2024 - 13:18 WIB