HarianBorneo.com, SAMARINDA – Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun Anggaran 2023 melaksanakan uji petik lapangan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, belum lama ini.
Pansus menyoroti pelaksanaan pembangunan Gedung Pandurata RSUD AWS Samarinda. Ketua Pansus LKPj Gubernur Kaltim Sapto Setyo Pramono mengingatkan kepada pihak rumah sakit agar pembangunan Gedung Pandurata benar-benar tepat guna.
“Penting jangan sampai pembangunan ini kedepan tidak fungsional, sebab ini masuk proyek strategis dan pembangunan dibiayai dengan pola tahun jamak,” tegas Sapto.
Tak hanya itu, pihaknya juga menekankan harus sampai pada perencanaan yang matang untuk sampai meyakinkan apakah sudah sesuai kebutuhan ruang yang ada karena jangan sampai ada ruang yang kemudian tidak berfungsi.
Sapto menyampaikan, kegiatan uji petik lapangan ini bertujuan melaksanakan fungsi pengawasan dari DPRD terhadap proses pembangunan yang menggunakan APBD agar benar-benar berjalan sesuai dengan progres dan dapat berfungsi dengan maksimal.
“Uji petik ini harus dilakukan sebagai mana fungsi pengawasan DPRD Kaltim terhadap seluruh kegiatan, agar pembangunan yang menggunakan APBD berjalan maksimal sesuai target perencanaan,” tutupnya. (MF/Adv/DPRDKaltim)











