Gelontorkan Rp 600 Miliar, Penanganan Jalan dan Jembatan Fokus Pada Wilayah Utara Kaltim

- Jurnalis

Jumat, 10 Maret 2023 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang. (Foto: Ist)

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Pemprov Kaltim akan menggelontorkan dana sebesar Rp 600 Miliar untuk melakukan penanganan jalan dan jembatan di Benua Etam. Namun yang menjadi fokus utama Pemprov Kaltim di tahun ini adalah penanganan jalan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hingga Berau.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang memaparkan, segmen penanganan jalan tersebut setidaknya telah digelontorkan anggaran sebesar Rp 600 miliar yang bersumber dari APBD Kaltim 2023 untuk penanganan jalan dan pembangunan jembatan.

“Dinas PUPR Pera (Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat) Kaltim sudah membeberkan apa saja yang akan menjadi kegiatan di 2023, segmen jalan itu juga dinilai parah dan segera memerlukan penanganan,” ungkap Veri, Jumat (10/3).

Baca Juga :  Tanggapi Aksi Demonstrasi, Sapto Ajak Masyarakat Kaltim Tidak Mudah Termakan Isu Negatif

Satu diantara kegiatan penanganan jalan dan jembatan yang akan dilakukan pada tahun ini adalah pembangunan Jembatan Nibung di Kaubun yang berfungsi sebagai jembatan penghubung antara Kecamatan Kaubun, Kutim menuju Kecamatan Talisayan, Berau.

“Anggarannya kurang lebih sebesar Rp56 miliar,” sebutnya.

Politisi PDI-P ini tak menampik masih banyak ruas jalan poros yang memerlukan perhatian dari Pemprov Kaltim. Namun ternyata skala prioritas yang telah ditentukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait selain kondisi jalan, yaitu status jalan. Sehingga dalam tahun ini, segmen jalan tersebutlah yang mampu dikerjakan.

Baca Juga :  Loa Kulu Terima Injeksi Dana Terbesar untuk Pembangunan Infrastruktur di Kukar

“Kami juga minta pemerataan hanya saja terkendala dengan status, seperti PPU (Penajam Paser Utara) sudah banyak yang diambil oleh kewenangan IKN. Kalau Kubar-Mahulu belum ada jalan provinsi, yang ada hanya jalan non status,” tandasnya. (NF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Edi Damansyah Dorong Peningkatan Pembangunan Desa di Lokakarya IDM
Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan
Bupati Kukar Dorong Optimalisasi Peran Teruna Dara dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif
Mahasiswa Beasiswa Kukar Idaman di Telkom University Memulai Magang di OPD dengan Fokus pada Tugas IT
Pemkab Kukar Tingkatkan Dukungan terhadap UMKM dengan Bantuan Peralatan dan Program Modal Usaha
Kutai Kartanegara Fokus Jadi Lumbung Pangan IKN
Pemkab Kukar Luncurkan KKPD untuk Meningkatkan Efisiensi Belanja Publik
Kantor Desa Loa Lepu Kini Resmi Diresmikan oleh Bupati Kukar untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 10:41 WIB

Edi Damansyah Dorong Peningkatan Pembangunan Desa di Lokakarya IDM

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:18 WIB

Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

Jumat, 5 Juli 2024 - 11:38 WIB

Bupati Kukar Dorong Optimalisasi Peran Teruna Dara dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

Rabu, 3 Juli 2024 - 18:02 WIB

Pemkab Kukar Tingkatkan Dukungan terhadap UMKM dengan Bantuan Peralatan dan Program Modal Usaha

Rabu, 3 Juli 2024 - 00:57 WIB

Kutai Kartanegara Fokus Jadi Lumbung Pangan IKN

Selasa, 2 Juli 2024 - 17:46 WIB

Pemkab Kukar Luncurkan KKPD untuk Meningkatkan Efisiensi Belanja Publik

Senin, 1 Juli 2024 - 18:14 WIB

Kantor Desa Loa Lepu Kini Resmi Diresmikan oleh Bupati Kukar untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

Senin, 1 Juli 2024 - 17:37 WIB

Pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara 2 Dimulai, Bupati Kukar Minta Dukungan Semua Pihak

Berita Terbaru

(Foto: Ist)

Advertorial

Edi Damansyah Dorong Peningkatan Pembangunan Desa di Lokakarya IDM

Selasa, 23 Jul 2024 - 10:41 WIB

Bupati Kukar, Edi Damansyah. (Foto: Ist)

Advertorial

Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

Rabu, 10 Jul 2024 - 13:18 WIB