HarianBorneo.com, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun membuka secara resmi Open House bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Samarinda.
Open House ini digelar dalam rangka pembukaan pameran bursa (Job Fair) 2022 yang diselenggarakan pada 19-20 Oktober 2022. Bertempat di Kantor BPVP Samarinda, Jalan Untung Surapati, Kecamatan Sungai Kunjang.
Sebagai informasi, pada kegiatan ini, ada 180 lowongan kerja dari 42 mitra industri dibuka lewat kegiatan ini dibarengi dengan sejumlah pelatihan-pelatihan.
Kegiatan turut pula menghadirkan pameran produk alumni, talkshow, kompetisi alumni (pembuatan roti, kue dan barista), trial class sepeda motor, promo servis sepeda motor, fashion show, serta panggung hiburan.
Acara tersebut dihelat Pemkot Samarinda melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda bekerjasama dengan BPVP Samarinda dan BPJS Ketenagakerjaan.
Kepada awak media, Andi Harun menyebut, pelatihan-pelatihan yang digelar memberi kesempatan lebih banyak kepada putra-putri asal daerah, khususnya di Kota Samarinda. Ia pun mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Open House BPVP 2022 Samarinda ini.
“Agar kita memiliki sumber daya manusia yang berdaya saing. Memiliki sertifikasi, sekaligus mendapatkan perlindungan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan,” kata Andi Harun.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim itu memaparkan, saat ini antara penempatan tenaga kerja dan kesempatan kerja, membutuhkan SDM yang unggul. Sebabnya, pelatihan diharapkan mampu membuat SDM di Kota Samarimda dapat mengisi persaingan kerja yang kompetitif di masa sekarang ini.
Di samping itu, lanjut Andi Harun, peningkatan SDM khususnya di Samarinda harus dipersiapkan secara baik seiring dengan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim.
“Tentu imigrasi, urban penduduk dari daerah lain tidak bisa dihindarkan dan kita harus mengantisipasinya dengan menyiapkan pelatihan. Meningkatkan SDM untuk mengisi lowongan kerja yang ada di IKN,” paparnya.
“Apalagi di situasi global mempengaruhi tekanan ekonomi semua negara. Tentu pekerjaan begitu penting. Belum lagi bonus demografi, selalu saja kesempatan kerja lebih kecil dari lowongan yang tersedia,” sambungnya.
Andi Harun mengapresiasi banyak pembukaan lowongan dan pelatihan kerja BPVP Samarinda ini. Acara ini pun diakhiri dengan pemberian 750 BPJS Ketenagakerjaan yang meliputi JKK dan JKM secara gratis kepada pencari kerja pertama selama satu bulan penuh.(Rf/Adv)