Keganasan Buaya di Kutim Sering Menelan Korban, Sulasih Harap Para Warga Dapat Patuhi Larangan Jauhi Sungai

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Sulasih. (Foto : Ist)

Anggota DPRD Kaltim, Sulasih. (Foto : Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Ancaman dari buaya di wilayah perairan Kutai Timur (Kutim) terus menjadi momok bagi warga sekitar. Keganasan buaya di wilayah perairan Kutim tersebut sering kali mengakibatkan jatuhnya korban.

Sederet peristiwa yang meresahkan warga ini memantik reaksi dari Sulasih, salah seorang Anggota DPRD Kaltim. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim sebenarnya telah berusaha mencegah kejadian itu terus berulang.

Sulasih mengatakan bahwa larangan bagi warga berada di dekat sungai yang juga menjadi habitat buaya telah diterbitkan. Hanya saja, keganasan buaya masih sering menelan korban manusia.

Sulasih menilai bahwa pemicunya dikarenakan masih ada warga yang melanggar larangan yang telah disampaikan oleh pihak berwenang.

“Kadang-kadang masyarakat ini, bagaimana ya teledor atau bagaimana tetap main di situ. Dan sekarang sudah banyak lari ke jalan-jalan itu faktor pemukiman sudah ada juga di Kutai Timur. Sudah pada naik ke daratannya,” jelas Sulasih.

Lebih lanjut kata Sulasih, meminta untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kembali terjadi. Warga, terutama anak-anak dilarang keras bermain di lingkungan sungai.

“Orang tua juga perlu memperhatikan anak-anaknya, pengawasan ekstra jika perlu melarang anak-anaknya beraktivitas di bantaran aliran sungai. Hal ini perlu diantisipasi agar tidak banyak jatuh korban,” pungkasnya. (Rd/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru