HarianBorneo.com, SAMARINDA — Komisi II DPRD Kalimantan Timur menerima kunjungan kerja dari Ketua dan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Senin (26/5). Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana diskusi hangat dan penuh semangat kolaborasi di ruang rapat DPRD Kaltim.
Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka koordinasi dan konsultasi, khususnya terkait strategi pemberdayaan potensi daerah pasca pelaksanaan Musrenbang di Kabupaten Kukar.
Rombongan Komisi II DPRD Kukar yang membidangi urusan ekonomi dan keuangan menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi penting untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan visi-misi dan RPJMD, agar program pembangunan bisa lebih sinkron dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
Dalam diskusi, salah satu isu yang disoroti adalah upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, terutama melalui sektor strategis seperti pertambangan, perkebunan, dan pariwisata. Komisi II DPRD Kukar juga menekankan perlunya keterlibatan aktif perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Perusahaan yang beroperasi di Kukar harus turut serta membangun daerah melalui program CSR yang terarah dan berkelanjutan,” ujar perwakilan dari DPRD Kukar.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur, menekankan pentingnya pembangunan yang memperhatikan kelestarian lingkungan. Ia mengungkapkan bahwa DPRD Kaltim telah mendorong perusahaan untuk berkontribusi dalam upaya rehabilitasi lingkungan, termasuk melalui penanaman pohon.
“Sempat kita ajukan kepada perusahaan agar ikut menanam pohon guna mengembalikan biota alam yang mulai terganggu,” terang Guntur.
Sementara itu, Firnadi Ikhsan, anggota Komisi II lainnya, turut menyoroti pentingnya kelancaran penyaluran bantuan keuangan (Bankeu) dari provinsi ke Kukar. Ia berharap Bankeu dapat mendukung pelaksanaan program-program prioritas di daerah secara tepat sasaran.
“Kami sangat berharap Bankeu bisa lancar masuk ke Kukar untuk mendukung program-program pembangunan,” ucap Firnadi.
Kunjungan ini diakhiri dengan harapan besar dari kedua belah pihak agar pertemuan ini menjadi langkah strategis memperkuat sinergi antara DPRD Provinsi dan Kabupaten, demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan. (DPRDKaltim/Adv/IKH).











