HarianBorneo.com, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda terus berkomitmen dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini tercermin dalam rapat yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda pada Senin (13/11/2023) terkait hasil survey data kemiskinan.
Rapat yang berlangsung di Ruang Mangkupelas Gedung Balai Kota Samarinda ini menjadi momentum penting dalam menuntaskan angka kemiskinan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Asisten I Pemkot Samarinda, Ridwan Tassa, menyatakan bahwa Pemkot berupaya memastikan keabsahan data tersebut.
“Kita menyajikan hasil dengan mengambil data kemiskinan yang benar-benar valid, by name by address dengan survey dari pihak ketiga,” ungkap Tassa usai rapat.
Tassa menjelaskan bahwa survei ini melibatkan berbagai tahapan, mirip dengan sensus. Hasil survei sementara mencakup sekitar 43.000 data, dengan 60 di antaranya belum diverifikasi karena belum dikunjungi.
“Setelah diverifikasi, data akan diolah, dan hasilnya belum final. Kami memberikan kesempatan kepada lurah untuk memverifikasi ulang di kelurahan masing-masing, agar data yang diberikan akurat,” terangnya.
Pentingnya kesempatan bagi lurah untuk memverifikasi ulang data ditekankan oleh Tassa guna menghindari kesalahan yang dapat memengaruhi kebijakan.
“Data ini akan di-launching di akhir bulan dan akan menjadi rujukan dalam setiap kebijakan yang terkait dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. (RY/Adv/DiskominfoSamarinda)











