Melalui Raperda RTRW Baru, Wali Kota Andi Harun Siap Tutup Zona Tambang di Samarinda

- Jurnalis

Jumat, 17 Februari 2023 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Harun, Wali Kota Samarinda saat diwawancarai awak media. (Foto: Ist)

Andi Harun, Wali Kota Samarinda saat diwawancarai awak media. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun membuat wacana besar untuk membebaskan Kota Samarinda dari zona pertambangan batu bara pada 2026 nanti.

Hal ini ditunjukkan dengan isi dari Raperda RTRW Samarinda yang terbaru bahwa tidak ada satu wilayah pun yang masuk sebagai zona tambang.

Andi Harun menyatakan, pihaknya secara bertahap mulai mengalihkan ketergantungan kepada sektor pertambangan dengan mempersiapkan Samarinda sebagai kota industri, jasa dan perdagangan mulai di tahun ini.

Baca Juga :  Sekda Kukar Dorong Reaktivasi Gerakan Etam Mengaji di Lingkungan Sekretariat Daerah

Begitupun pelaku usaha dan masyarakat, ia berharap bisa menyesuaikan fokus pembangunan ekonomi di Samarinda.

“Setelah itu kita ingin betul-betul Samarinda tidak bergantung pada perekonomian yang berbasis pada sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui,” terang Andi Harun, Jumat, (17/2/2023).

Mengingat aktivitas pertambangan telah banyak merugikan warga Samarinda. Andi Harun meminta dukungan semua pihak agar dampak dari aktivitas pertambangan seperti banjir, tanang longsor, dan lain sebagainya tidak lagi terulang.

Baca Juga :  Realisasikan Swasembada Pangan, Marthinus Ingin Pemerintah Perhatikan Petani Kubar dan Mahulu

“Saya kira kita semua sependapat, cukup sudah bukti tanah longsor, banjir,”katanya.

Kendati demikian, Andi Harun menegaskan bahwa pengusaha pertambangan batu bara di Samarinda masih memiliki waktu hingga 2026 untuk melakukan bisnis emans hitam ini.

“Kita akan memberi kesempatan sampai 2026, jadi masih ada kesempatan bagi pemilik IUP (Izin Usaha Pertambangan) maupun pemilik PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara) untuk melakukan aktivitas tanpa batu bara hingga tahun 2026,” tandasnya. (TA/Adv/PemkotSamarinda)

Berita Terkait

Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan
Bupati Kukar Dorong Optimalisasi Peran Teruna Dara dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif
Mahasiswa Beasiswa Kukar Idaman di Telkom University Memulai Magang di OPD dengan Fokus pada Tugas IT
Pemkab Kukar Tingkatkan Dukungan terhadap UMKM dengan Bantuan Peralatan dan Program Modal Usaha
Kutai Kartanegara Fokus Jadi Lumbung Pangan IKN
Pemkab Kukar Luncurkan KKPD untuk Meningkatkan Efisiensi Belanja Publik
Kantor Desa Loa Lepu Kini Resmi Diresmikan oleh Bupati Kukar untuk Meningkatkan Pelayanan Publik
Pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara 2 Dimulai, Bupati Kukar Minta Dukungan Semua Pihak

Berita Terkait

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:18 WIB

Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

Jumat, 5 Juli 2024 - 11:38 WIB

Bupati Kukar Dorong Optimalisasi Peran Teruna Dara dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:20 WIB

Mahasiswa Beasiswa Kukar Idaman di Telkom University Memulai Magang di OPD dengan Fokus pada Tugas IT

Rabu, 3 Juli 2024 - 00:57 WIB

Kutai Kartanegara Fokus Jadi Lumbung Pangan IKN

Selasa, 2 Juli 2024 - 17:46 WIB

Pemkab Kukar Luncurkan KKPD untuk Meningkatkan Efisiensi Belanja Publik

Senin, 1 Juli 2024 - 18:14 WIB

Kantor Desa Loa Lepu Kini Resmi Diresmikan oleh Bupati Kukar untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

Senin, 1 Juli 2024 - 17:37 WIB

Pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara 2 Dimulai, Bupati Kukar Minta Dukungan Semua Pihak

Senin, 1 Juli 2024 - 17:32 WIB

Pembangunan Jembatan Sebulu Kukar Berjalan Menuju Penyelesaian Tahun 2025

Berita Terbaru

Bupati Kukar, Edi Damansyah. (Foto: Ist)

Advertorial

Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

Rabu, 10 Jul 2024 - 13:18 WIB