Orang Tua Didorong Ajarkan Kesehatan Reproduksi Sejak Dini, DP2KB Kukar Berikan Penjelasan

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2024 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengajaran kesehatan reproduksi. (Foto: Ist)

Ilustrasi pengajaran kesehatan reproduksi. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, TENGGARONG – Pendidikan kesehatan reproduksi kini tak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga keluarga. Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (KKK) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kutai Kartanegara (Kukar), Sri Lindawati, menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengenalkan konsep dasar kesehatan reproduksi kepada anak-anak mereka sejak usia dini.

Sri mengatakan bahwa pendidikan mengenai kesehatan tubuh, termasuk tentang kesehatan reproduksi, perlu dilakukan sejak anak-anak masih kecil. Dengan memahami tubuh mereka sendiri, anak-anak bisa tumbuh menjadi individu yang sehat, terhindar dari perilaku berisiko, dan dapat menjaga diri mereka dengan baik.

“Orang tua sebagai pihak yang paling dekat dengan anak memiliki peran yang sangat penting dalam mengenalkan topik ini. Sebagai contoh, pada usia dini, orang tua bisa mulai mengajarkan kebiasaan menjaga kebersihan tubuh yang baik. Sedangkan untuk remaja, topiknya bisa lebih berkembang ke pembahasan tentang pubertas dan cara merawat kesehatan reproduksi,” ungkap Sri.

Penting bagi orang tua untuk menjadi sumber informasi pertama mengenai hal-hal ini agar anak tidak mendapat informasi yang keliru dari media sosial yang tidak terkontrol. Dalam hal ini, DP2KB Kukar juga berkomitmen untuk memberikan pelatihan kepada orang tua agar mereka bisa menyampaikan informasi tersebut dengan cara yang mudah dipahami oleh anak-anak.

Sri menambahkan, dengan pendidikan kesehatan reproduksi yang baik sejak dini, diharapkan anak-anak dapat menghindari masalah kesehatan yang dapat muncul di masa depan seperti kehamilan usia muda atau infeksi menular seksual. Pemerintah daerah pun terus mendukung upaya ini melalui berbagai kegiatan edukasi untuk masyarakat.

“Dengan pendekatan yang tepat, kami berharap keluarga di Kukar dapat menjadi lingkungan yang mendukung dan aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan belajar tentang kesehatan tubuh mereka,” pungkasnya. (VY/Adv/DiskominfoKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru