Pendidikan Pancasila Jadi Ujung Tombak, Minimalisir Aksi Perundungan Kaum Pelajar

- Jurnalis

Senin, 13 November 2023 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fahlevi. (Foto: Ist)

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fahlevi. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Maraknya kasus Perundungan yang terjadi di kalangan pelajar mendapat perhatian dari Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fahlevi.

Menurut legislator yang akrab disapa Reza itu, aksi perundungan tidak hanya secara langsung. Terkadang tindakan bulying juga terjadi di sosial media. Hal tersebut cenderung terjadi lantaran kurangnya pemahaman pelajaran pancasila dan kepedulian orang tua kepada anaknya.

“Penyebab kerap terjadinya kasus Perundungan karena ketidakadaan pelajaran tentang Pancasila dalam sistem pendidikan. Ini diperparah dengan kurangnya peran orang tua dalam pengawasan tumbuh kembangnya anak-anak mereka. Sehingga anak-anak kehilangan pedoman moral,” ucap Reza.

Lebih lanjut, politisi Gerindra itu menekankan kepada orang tua akan pentingnya memberi kepercayaan kepada guru saat anak-anak berada dalam lingkungan sekolah. Sementara ketika di rumah, orang tua berperan memberikan nilai-nilai moral dan mendampingi perkembangan anak dengan penuh kasih sayang.

“Kerja sama antara guru dan orang tua sangat penting dalam upaya pembentukan karakter anak,” tuturnya.

Untuk mengatasi permasalahan perundungan, Reza lebih menitikberatkan pada perlunya menghidupkan kembali profil pelajaran Pancasila dan moral dalam sistem pendidikan. Jika tindakan itu dilakukan di lingkup sosial media, maka perlu peran dari pemerintah juga untuk mengawasi akun-akun yang melakukan tindakan perundungan.

“Dengan mengintegrasikan nilai-nilai moral dalam kurikulum, guru dan orang tua dapat bekerja sama dalam membentuk karakter anak-anak yang kuat dan mengurangi kasus bullying di masyarakat. Selain itu, pemerintah dan orang tua juga diharapkan mampu melakukan pengawasan kepada akun-akun sosial media untuk menghindari terjadinya perundungan digital,” tutupnya. (AJ/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru