Pengelolaan Sungai di Kaltim Belum Maksimal, DPRD Dorong Reformasi Regulasi untuk Tingkatkan PAD

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (Foto: Ist)

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA — Kalimantan Timur memiliki potensi besar dari sektor perairan, namun sayangnya belum mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menyayangkan minimnya optimalisasi potensi sungai dan laut sebagai sumber pendapatan legal daerah.

Menurut Sapto, selama ini pengelolaan alur sungai masih terfokus pada wilayah yang menjadi kewenangan provinsi, sementara sebagian besar potensi di tingkat kabupaten dan kota belum tergarap dengan baik. Ia menekankan pentingnya inovasi dan dorongan politik yang kuat agar potensi ini bisa dimaksimalkan.

“Kita perlu keberanian untuk memperjuangkan pengelolaan alur sungai hingga kawasan laut ke tingkat nasional. Jangan sampai potensi besar ini terus dikuasai pihak luar tanpa memberi dampak positif untuk masyarakat Kaltim,” ujarnya.

Sapto menyoroti perlunya zonasi yang jelas seperti area tambat kapal dan zona labuh untuk mendukung pengelolaan yang terstruktur. Namun, ia mengakui bahwa langkah-langkah tersebut belum bisa direalisasikan karena masih terganjal oleh kebijakan pusat.

“Belum ada satu rupiah pun yang masuk ke PAD dari sektor ini. Padahal, ini wilayah kita, dan sudah saatnya kita mengambil hak pengelolaan yang sah atas sumber daya tersebut,” tegasnya.

Sebagai upaya nyata, Komisi II telah melakukan studi banding ke Sungai Barito di Banjarmasin, yang sukses mengelola alur sungai menjadi sumber PAD. Sapto menilai, pengalaman tersebut bisa menjadi inspirasi bagi Kaltim untuk melakukan langkah serupa.

Di sisi lain, ia menekankan pentingnya pembaruan regulasi, mengingat Perda Nomor 1 Tahun 1989 sudah tidak lagi relevan. Ia mendorong pembentukan regulasi baru yang lebih modern, mencakup wilayah laut hingga 12 mil, serta mendukung pelibatan perusahaan daerah dalam pengelolaannya.

“Kalau kita punya perangkat hukum yang kuat dan kelembagaan yang siap, saya yakin potensi sungai ini bisa jadi sumber pendapatan legal dan mendukung kemandirian fiskal Kaltim,” pungkasnya. (DPRDKaltim/Adv/IKH).

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru