HarianBorneo.com, TENGGARONG – Desa Pela, desa wisata di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berhasil meraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Penghargaan ini diberikan kepada desa wisata yang memiliki kinerja terbaik dalam pengembangan potensi wisata lokal.
Apa rahasia di balik kesuksesan Desa Pela? Ternyata, desa ini memiliki keunikan yaitu menjadi habitat pesut mahakam, fauna langka yang hanya bisa ditemukan di Sungai Mahakam. Pesut mahakam menjadi daya tarik wisata bagi para pengunjung yang ingin melihat langsung kehidupan hewan ini.
Tidak hanya itu, Desa Pela juga memiliki komitmen yang tinggi untuk menjaga kelestarian pesut mahakam dan ekosistem sungai. Sejak 2018, desa ini telah menerapkan peraturan larangan ilegal fishing, yaitu penangkapan ikan secara liar yang merusak ekosistem sungai.
Selain itu, Desa Pela juga melarang penggunaan alat tangkap ikan modern yang bisa mengganggu pesut mahakam. Penduduk desa telah sepakat untuk menjaga kelestarian ikan air tawar yang menjadi makanan utama pesut mahakam.
Ketua Adwindo Kukar, asosiasi pengembang wisata di Kukar, Catur Sefti Nanda Palinggi, mengapresiasi prestasi Desa Pela. Menurutnya, Desa Pela bisa menjadi contoh dan pilot project bagi desa wisata lainnya di Kukar.
“Kami sangat bangga dengan Desa Pela yang telah meraih penghargaan ADWI 2022. Ini menunjukkan bahwa desa wisata di Kukar memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Desa Pela bisa menjadi contoh dan pilot project bagi desa wisata lainnya di Kukar,” ujar Catur, Jumat (24/11/2023).
Catur juga mengharapkan agar pemerintah mendukung pengembangan desa wisata di Kukar dengan memberikan bantuan dan fasilitas yang dibutuhkan. Selain itu, pemerintah juga harus melestarikan kearifan lokal yang unik, yang bisa menjadi daya tarik wisata itu sendiri.
“Desa wisata adalah salah satu sektor yang bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap, penghargaan ADWI 2022 ini bisa menjadi motivasi bagi desa wisata lainnya di Kukar untuk terus berinovasi dan berkreativitas,” pungkasnya. (RK/Adv/DisparKukar)











