Proyek DAS Ampal Mandek, Mimi: Tidak Sesuai Janji, Kontraktor Harus Disanksi

- Jurnalis

Rabu, 17 Januari 2024 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane. (Foto: Ist)

Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, BALIKPAPAN – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Mimi Meriami BR Pane keluhkan mandeknya Proyek Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal di Jalan MT Haryono, Kelurahan Damai, Kota Balikpapan.

Mimi sapaan akrabnya, ia mengungkapkan bahwa telah digelontorkan APBD Kota Balikapapan sebesar Rp 135 miliar untuk pengerjaan proyek DAS Ampal dengan skema multiyears. Pihaknya sangat menyayangkan proyek tersebut belum rampung sampai hari ini.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengaku prihatin, melihat lambannya progres pengerjaan proyek DAS Aampal tersebut yang tentu sangat berdampak pada usaha-usaha masyarakat kecil yang berada di sekitarnya.

Untuk diketahui, Proyek DAS Ampal merupakan kewenangan penuh Pemkot Balikpapan, maka harus bertanggung jawab atas penyelesaiannya. Proyek yang dikerjakan kontraktor PT Fahreza Duta Perkasa ini mulai dikerjakan Agustus 2022 dan ditarget rampung 31 Desember 2023.

“Proyek ini sudah sangat merugikan masyarakat sekitar, khususnya yang berada di lokasi proyek. Banyak usaha kecil seperti warung makan yang terpaksa gulung tikar karena proyek ini. Seharusnya kontraktor menentukan jadwal pengerjaan yang jelas dan tepat waktu saat menandatangani kontrak kerja,” kritik Mimi, Anggota DPRD Kaltim asal Kota Minyak itu.

Tak hanya itu, selaku wakil rakyat pihaknya  menyarankan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memberikan sanksi tegas kepada kontraktor yang tidak profesional dalam mengerjakan proyek sesuai target dan perencanaan.

Bukan tanpa alasan, Mimi menilai proyek tersebut penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan perekonomian masyarakat setempr.

“Ini harus menjadi pelajaran bagi pemerintah Kota Balikpapan, bahwa proyek pemerintah harus dilakukan dengan serius dan bertanggung jawab, bukan malah menyengsarakan masyarakat,” tegasnya. (MF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru