HarianBorneo.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai fokus terhadap program ketahanan pangan di Benua Etam dalam mempersiapkan Kaltim menyambut hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Hasanuddin Mas’ud.
Hamas sapaan akrabnya, ia dengan nada yang positif mendukung penuh komitmen Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik atas program ketahanan pangan untuk mendukung kemandirian pangan di Kaltim.
“Kami tentunya sangat mendukung tentang progran ketahanan pangan yang menjadi komitmen Pj Gubernur Kaltim diwaktu masa jabatannya yang ada,” ujar Hamas, Senin (22/1/2024).
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini menjelaskan bahwa, sejauh ini pangan di Kaltim masih belum bisa mandiri, artinya sebagian bahan pokok pangan masih membutuhkan pasokan dari luar daerah, sementara adanya IKN dengan potensi adanya perpindahan penduduk yang besar-besaran maka hal itu juga seiring dengan penambahan jumlah kebutuhan pangan.
Tak heran, sambung Hamas, kemandirian pangan perlu diwujudkan melalui program-program yang kongkret, agar tak lagi berharap topangan pasokan pangan dari luar daerah.
“Pangan di Kaltim 60 persennya masih mengharapkan pasokan luar daerah, kita terus dukung adanya program ketahanan pangan di Kaltim,” ucapnya.
Lebih lanjut, sebagai lembaga legislatif pihaknya tentu turut berkomitmen dengan program Pemprov Kaltim yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak, sesuai dengan tugas dan fungsi kedewanan.
“Tentu DPRD Kaltim akan memberikan dukungan melalui pembahasan anggaran serta penyusunan rencana program kerja,” tutup Hamas. (MF/Adv/DPRDKaltim)











