HarianBorneo.com, BERAU — Pesona Pulau Maratua di Kabupaten Berau kembali menyita perhatian dunia. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengungkapkan bahwa sejumlah investor asing tertarik menanamkan modal di kawasan wisata eksotis tersebut. Menyambut kabar tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syarifatul Syadiah, mengapresiasi potensi investasi yang masuk namun menegaskan pentingnya kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Selama ini memang sudah ada beberapa investor asing yang masuk, khususnya di Maratua. Karena keindahannya luar biasa, bahkan sudah diakui secara internasional,” ujar Syarifatul.
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah investor bahkan telah menyewa pulau secara eksklusif untuk membangun fasilitas wisata dan menjadikannya tempat pertemuan bersama kolega dari luar negeri. Meski demikian, ia mengingatkan agar investasi tersebut tidak hanya menguntungkan secara privat, tetapi juga memberi dampak nyata bagi daerah.
“Kami tentu sangat mengapresiasi jika ada investor lain yang masuk. Tapi mereka juga harus patuh pada aturan yang berlaku, memberikan kontribusi terhadap PAD,” tegasnya.
Syarifatul menambahkan bahwa sektor pariwisata memiliki efek berganda (multiplier effect) yang kuat terhadap ekonomi lokal. Masuknya wisatawan dan modal asing akan menggerakkan berbagai sektor usaha masyarakat seperti transportasi, penginapan, kuliner, dan produk lokal lainnya.
“Pariwisata itu punya multiplier effect. Semua sektor ikut bergerak, dan ini sangat baik untuk daerah kami. Makanya kami sambut baik, dan merasa bangga karena wisata Berau diminati hingga ke kancah internasional,” pungkasnya. (DPRDKaltim/Adv/IKH).











