Sensasi dan Risiko Wisata Air Terjun di Hutan Kukar

- Jurnalis

Jumat, 24 November 2023 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi wisata air terjun. (Foto: Ist)

Ilustrasi wisata air terjun. (Foto: Ist)

HarianBorneo.comTENGGARONG – Bagi sebagian wisatawan, berwisata ke air terjun di hutan adalah sebuah pengalaman yang menarik dan menyenangkan. Mereka bisa merasakan sensasi berpetualang di alam liar, sambil menikmati pemandangan yang indah dan segar. Air terjun di hutan juga menawarkan keunikan dan keaslian yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Namun, bagi sebagian wisatawan lain, berwisata ke air terjun di hutan adalah sebuah pilihan yang berisiko dan menakutkan. Mereka harus mengeluarkan tenaga dan waktu yang banyak untuk mencapai lokasi air terjun, yang berada di dalam hutan dengan medan yang terjal. Mereka juga harus menghadapi berbagai hambatan dan bahaya, seperti jalan setapak, tanah liat, ladang, tebing, dan lain-lain.

Selain itu, fasilitas dan keamanan di lokasi air terjun sangat kurang, karena tidak ada pihak yang bertanggung jawab untuk mengelola wisata tersebut. Pihak pemerintah setempat pun belum menganggap itu sebagai salah satu prioritas pengembangan ekowisata di daerahnya.

Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, Restiawan Baihaqi, menyarankan kepada wisatawan untuk lebih mempertimbangkan wisata unggulan yang ada di Kukar, yang sudah memiliki standar keamanan dan kenyamanan yang baik. Salah satu wisata unggulan yang bisa menjadi pilihan adalah wisata air terjun di Desa Kedang Ipil, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Karena tempat ini sudah dikelola oleh Pokdarwis Dewi Karya, yang mana ada fasilitas yang tersedia untuk menjamin keamanannya, seperti parkir, dan jalan setapak yang terus diperbaharui,” ungkap Baihaqi, Jumat (24/11/2023).

Di lokasi air terjun tersebut juga tersedia tali yang memanjang ke bawah, dengan tujuan pengunjung tidak terbawa oleh arus dan juga bisa menjangkau bebatuan lain yang ada di atasnya. Selain itu, ada juga berbagai atraksi, kerajinan, dan kuliner yang bisa dinikmati di sana.

“Jadi, di sana sudah lengkap, ada homestay, kios kuliner dan lainnya. Dengan begitu wisatawan tak perlu khawatir kalau mau mencari tempat wisata air terjun,” tutupnya. (RK/Adv/DisparKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru