Sidak Pansus IP DPRD Kaltim Ke Kawasan IKN, Temukan Operasi Tambang Batubara Ilegal

- Jurnalis

Jumat, 10 Maret 2023 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pansus Investigasi Pertambangan (IP) DPRD Kaltim saat melakukan sidak pada salah satu area 21 IUP Palsu di sekitar kawasan IKN Nusantara. (Foto: Ist)

Pansus Investigasi Pertambangan (IP) DPRD Kaltim saat melakukan sidak pada salah satu area 21 IUP Palsu di sekitar kawasan IKN Nusantara. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, PENAJAM PASER UTARA – Satu-persatu perusahaan yang tercantum dalam 21 Izin Usaha Pertambangan (IUP) Palsu yang diterbitkan Pemprov Kaltim didatangi oleh Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan (IP) DPRD Kaltim.

Kali ini giliran lokasi pertambangan batubara milik PT Tata Kirana di Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang disidak oleh Pansus IP DPRD Kaltim pada Rabu (8/3). Wakil Ketua Pansus, Muhammad Udin menuturkan, berdasarkan temuannya pihaknya di lapangan, dapat dipastikan segala aktivitas perusahaan tersebut tidak sesuai dengan kaidah pertambangan.

Mulai dari pelaksanaan jalan angkutan tambang atau hauling yang tidak menggunakan jalan khusus, hingga temuan tumpukan batu bara yang telah dikemas dalam karung menguatkan dugaannya terhadap aktivitas tambang ilegal dilakukan oleh perusahaan tersebut.

“Meski demikian, kami tidak sampai ke lokasi yang lebih dalam karena cuaca tidak memungkinkan. Jadi hanya sampai di jembatan timbang. Di sana terlihat kalau aktivitas mereka itu tidak sesuai dengan kaidah pertambangan,” kata Udin, Jumat (10/3).

Politisi Golkar ini lebih cenderung menyoroti aktivitas distribusi batubara menggunakan jalan umum sebagai jalur hailingnya. Tentu hal ini berdampak bagi seluruh masyarakat yang sama-sama menggunakan jalan tersebut.

Sayangnya keluhan masyarakat terhadap jalan sebut Udin dianggap angin lalu dan tidak digubris sama sekali oleh pihak perusahaan.

“Ini sangat merugikan bagi daerah dan juga masyarakat sekitar,” tegasnya.

Dari temuan yang ada, pansus akan melaporkan kepada aparat penegak hukum agar aktivitas tambang ilegal itu segera mendapatkan tindakan yang tegas, sembari pihaknya menelusuri dalang dibalik kasus 21 IUP palsu. (NF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru