Sidak Salah Satu Perusahaan 21 IUP Di Sekitar IKN, Pansus IP DPRD Kaltim Pastikan 2 Conveyor Ilegal

- Jurnalis

Selasa, 14 Maret 2023 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Pansus Investigasi Pertambangan DPRD Kaltim, Muhammad Udin. (Foto: Ist)

Wakil Ketua Pansus Investigasi Pertambangan DPRD Kaltim, Muhammad Udin. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Inspeksi mendadak (Sidak) Pansus Investigasi Pertambangan (IP) DPRD Kaltim ke salah satu perusahaan yang tercantum dalam penerbitan 21 IUP palsu, yakni PT Tata Kirana yang berlokasi di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) menguak berbagai fakta menarik dari aktivitas pertambangan perusahaan tersebut.

Selain menemukan aktivitas pertambangan ilegal, Pansus juga menemukan beberapa kegiatan ilegal lainnya. Wakil Ketua Pansus Investigasi Pertambangan, Muhammad Udin mengungkapkan, beberapa unit conveyor atau sistem mekanik yang berfungsi untuk memindahkan batubara dari kapal menuju penampungan batubara juga diyakini ilegal.

“Ada 3 conveyor yang berada di kawasan itu, yakni HBH, CKT dan SPL. Dari ketiganya hanya satu yang memiliki legalitas jelas, yakni jett CKT. Sisanya tidak memiliki legalitas,” tegas Udin, Selasa (14/3).

Berdasarkan temuan ini, Politisi Golkar itu menilai hal tersebut memberikan dampak kerugian yang besar bagi daerah, lantaran oknum-oknum tak bertanggung jawab itu ingin meraup keuntungan lebih tanpa melihat kepentingan daerah.

“Pertama dampaknya adalah jalan rusak. Ada jalan aspal yang sekarang itu jadi tanah. Semenisasi sekarang pecah-pecah,” singgungnya.

Bahkan Udin mengungkapkan mengenai aktivitas tambang ilegal tersebut, masyarakat setempat kerap mengeluhkan keresahannya hingga ke Pemerintah Pusat, namun dari upaya itu justru tak membuahkan hasil sesuai dengan harapan masyarakat.

“Ketika kami sempat membuka dialog dengan masyarakat, mereka sampai capek untuk terus mengeluhkan keresahannya karena tidak pernah digubris. Makanya kami akan menindaklanjuti temuan ini dengan melaporkannya ke aparat penegak hukum,” tandasnya. (NF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru