Sigit Harap Kaltim bisa Manfaatkan Industri Pertanian guna Pasok Kebutuhan Pangan

- Jurnalis

Selasa, 5 November 2024 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo. (Foto : RD)

Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo. (Foto : RD)

HarianBorneo.com, SAMARINDA –  Kementrian Pertanian telah mempunyai konsep dan strategi dalam mekanisasi pertanian guna mengembangkan industri pertanian di Indonesia, sehingga bisa lebih efektif dalam mengelola hasil pertanian.

Merespon hal tersebut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sigit Wibowo melihat bagaimana pengusaha pertanian di luar negeri mengelola pertanian dengan baik, mulai dari menyiapkan lahan serta alat-alat yang di butuhkan untuk bergerak.

Dirinya juga menanggapi pengelolaan pertanian di Indonesia khususnya Kaltim masih belum maksimal dan merasa Sumber Daya Manusia (SDM) nya belum mampu untuk menjalankan hal tersebut.

“Kalau kita tradisional masih, kita masih pakai tenaga manusia. Jadi ketika orang – orang yang mau bekerja pakai tenaga tradisional kan tidak mampu. Kemudian keinginan besar untuk langsung bertani kan tidak ada, terutama kaltim,” ujar Sigit.

Sigit mengungkapkan, adanya kementrian Transmigrasi akan mengundang orang-orang dari luar daerah untuk membantu mengelola lahan pertanian yang ada di Kaltim. Sebab, masyarakat Kaltim juga butuh pasokan pangan yang cukup banyak.

“Kalau dari sisi pangan kita memang masih bergantung dari sebelah – sebelah kita, Kalsel, NTT, NTB, Jawa, Sulawesi. Makanya tata ruang mereka itu mengikuti dimana Ibu Kota Nusantara berada,” tuturnya.

Lebih lanjut kata Sigit, Sulawesi Selatan telah adakan study banding ke Kaltim guna membahas pemindahan dan penyesuaian tata ruang mereka di Ibukota.

Dirinya ingin pengusaha-pengusaha di Kaltim dapat lebih memaksimalkan lagi lahan pertanian yang ada di daerahnya masing-masing guna memasok kebutuhan pangan yang masih kurang.

“Untuk kebutuhan pangan pasti kita masih bergantung. Tapi kalau pengusaha pengusaha Kaltim mau bergerak di industri pertanian seperti tanam padi, tanam ubi, tanam cokelat dan lain lain dan pakai mesin itu akan berbeda lagi,” tandasnya. (Rd/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru