HarianBorneo.com, SAMARINDA — Wacana pengalihfungsian bangunan eks Asrama Atlet Sempaja menjadi asrama mahasiswa mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sigit Wibowo.
Sigit, sapaan akrabnya, menyebut bahwa gagasan yang dilontarkan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, tersebut patut diapresiasi, namun tetap memerlukan kajian mendalam mengingat perubahan fungsi dari bangunan itu berdampak pada orientasi pemanfaatannya.
“Bangunan eks Asrama Atlet sempat direncanakan untuk difungsikan kembali sebagai hotel dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah. Namun kini, muncul gagasan untuk menjadikannya hunian bagi mahasiswa,” jelas Sigit.
Ia menambahkan bahwa wacana tersebut sejauh ini belum dibahas secara resmi dalam forum DPRD, khususnya Komisi II yang membidangi ekonomi dan aset daerah. Oleh karena itu, diperlukan pembahasan lebih lanjut untuk menimbang sisi manfaat dan konsekuensi fiskal dari pengalihan fungsi tersebut.
“Wacana yang disampaikan Gubernur Kaltim memang sangat baik. Tapi, sebelum menjalankan itu semua perlu ada pembahasan dulu DPRD Kaltim, khususnya Komisi II,” tegasnya.
Komisi II, lanjut Sigit, siap membuka ruang dialog serta melakukan evaluasi demi memastikan bahwa rencana tersebut benar-benar membawa manfaat luas bagi masyarakat, terutama generasi muda di Kaltim.
“Kami terbuka untuk berdialog dan mengevaluasi opsi terbaik untuk kebermanfaatan aset ini,” pungkasnya. (DPRDKaltim/Adv/IKH).











