Tanggulangi Bencana Karhutla, DPRD Kaltim Cetuskan Ranperda

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2024 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bapemperda DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub. (Foto: Ist)

Ketua Bapemperda DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sampai saat ini masih tergolong wilayah yang rawan akan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kondisi geografis menjadi kendala utama upaya penanggulangan bencana Karhutla di Benua Etam.

Ketua Badan Pembantukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Rusman Ya’qub menyampaikan, payung hukum yang mengikat sangat diperlukan untuk meminimalisir terjadinya bencana Karhutla di Benua Etam

Sebagai informasi, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim menunjukkan total jumlah kasus Karhutla pada Tahun 2024 sebanyak 414 kejadian, yang terbesar di Kabupaten Paser sebanyak 109 kejadian, disusul Berau dan Kutai Kartanegara masing-masing 59 kejadian, di Kutai Barat 51 kejadian dan terakhir Samarinda sebanyak 36 kejadian.

Rusman menjelaskan, Raperda tentang Penanggulangan Karhutla ini nanti bakal mengatur  sistem penanggulangan serta upaya mengoptimalkan tugas dan fungsi BPBD sebagai leading sektor agar kejadian kebakatan hutan dan lahan di Kaltim bisa diminimalisir atau dapat diatasi dengan cepat.

“Termasuk bagaimana pembentukan tim penanggulangan Karhutla, sebab tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak saja yang dalam hal ini BPBD misalnya, tetapi lintas sektor juga diperlukan keterlibatannya seperti dinas kehutanan dan lainnya,” jelasnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, bencana Karhutla memilik dampak yang mempengaruhi fungsi ekologis, ekonomi, bahkan sosial dan budaya masyarakat.

“Dari puluhan dan ratusan hektare hutan dan lahan yang terbakar misalnya, berapa produksi udara yang berkurang karenanya,” ucapnya, Rabu (20/03/2024).

Terakhir, Rusman menambahkan bahwa, sangat diperlukan adanya dukungan pemerintah pusat terkait dengan penggunaan teknologi yang muktahir salah satunya modifikasi cuaca hingga kelengkapan sarana dan prasarana pendukung untuk menanggulangi bencana Karhutla yang terus menghantui Kaltim. (MF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru