Tekan Angka Putus Sekolah, DPRD Kaltim Sebut Ada Penambahan Persentase Jalur Afirmasi

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2024 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kegiatan belajar mengajar di sekolah. (Foto: Ist)

Ilustrasi kegiatan belajar mengajar di sekolah. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Salehuddin mengungkapkan bahwa program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, penambahan persentase khususnya di kategori afirmasi diyakini mampu menekan angka partisipasi dan putus sekolah.

Pria yang akrab disapa Saleh itu menjelaskan, persentasi jalur afirmasi 2024 sedikit mengalami peningkatan, yang mana pada PPDB 2023 hanya sebesar 15 persen, kali ini dalam program PPDB 2024 jalur tersebut mengalami peningkatan menjadi 25 persen.

Sebagai informasi,  jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta didik baru yang berasal dari keluarga tidak mampu, dan penyandang disabilitas dengan sejumlah persyaratan administrasi yang harus dipenuhi.

“Jadi bedanya tahun lalu, jalur afirmasi mengalami peningkatan menjadi 25 persen, peruntukannya kepada keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas kemudian harus dilengkapi oleh syarat administrasi,” kata Saleh, Rabu (20/3/2024).

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini menerangkan, adanya peningkatan pada kategori jalur tersebut disebabkan oleh tingginya angka partisipasi dan putus sekolah pada tahun 2023, maka dari itu kuotanya ditambah agar mampu mengakomodir dari kalangan tersebut.

Tak hanya itu, Saleh pun berharap adanya upaya tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh calon peserta didik, sebab menurutnya pendidikan salah satu upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kaltim.

“Program ini dalam PPDB cukup baik saja karena setidaknya kita bisa menekan angka partisipasi dan putus sekolah,” pungkasnya. (MR/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru