HarianBorneo.com, SAMARINDA – Program kredit Bertuah yang diperkenalkan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dan Wakil Wali Kota Rusmadi Wongso, mendapat sambutan positif karena dianggap berhasil memajukan wirausaha baru di Kota Samarinda.
Peluncuran program ini pada 25 Oktober 2022 menawarkan kredit pinjaman tanpa bunga sebagai inisiatif kolaboratif antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Bankaltimtara untuk mempermudah penduduk dalam memulai usaha.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop dan UKM), dan Perindustrian Kota Samarinda, Nurahmani mengungkapkan bahwa jumlah peminat Kredit Bertuah telah mencapai 260 orang.
Dana yang telah disalurkan melalui program ini mencapai Rp 5,4 miliar dari total alokasi Rp 15 miliar, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
“Peningkatan ini sangat mencolok, dengan 260 peminat sekarang dibandingkan dengan hanya 53 pada bulan Agustus lalu,” ujar Nurahmani pada Rabu (8/11/2023).
Bagi yang berminat, syarat pengajuan Kredit Bertuah melibatkan nomor induk berusaha (NIB) dan rekomendasi dari Diskop UKM. Nurahmani menambahkan bahwa permohonan akan melalui verifikasi oleh Bankaltimtara, termasuk pengecekan lapangan untuk memastikan kelayakan usaha.
Keputusan akhir dan persetujuan kredit berada di tangan Bankaltimtara, yang menilai berdasarkan kemampuan dan kebutuhan peminjam. Diskop UKM berperan memberikan rekomendasi berdasarkan informasi yang tersedia, terutama mengenai NIB dan catatan usaha.
Meskipun belum ada laporan kredit macet, beberapa permohonan ditolak karena riwayat kredit bermasalah di bank lain.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, juga memberikan pesan kepada masyarakat untuk memanfaatkan dana ini dengan bijak guna meningkatkan usaha mereka. Program Kredit Bertuah terus disosialisasikan untuk mendorong partisipasi lebih banyak warga dalam program ini. (RY/Adv/DiskominfoSamarinda)











