HarianBorneo.com, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyerahkan langsung asuransi BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris anggota KPPS. Penyerahan santunan berlangsung di Ruang Anjungan Karangmumus Jalan Balai Kota Samarinda, pada Kamis, (29/4/24).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Andi Harun menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Almarhum Donny Rolano, Petugas PAM TPS 69 RT. 73, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, dan H. Syahlani, Ketua KPPS TPS 74 RT. 044, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang.
“Saya turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya dua petugas penyelenggara pemilu di Samarinda, yaitu Donny Rolano dan H. Syahlani yang meninggal saat penyelenggaraan pemilu 2024. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ungkap Andi Harun, Kamis (29/2/2024).
Andi Harun berterimakasih atas dedikasi almarhum yang bertugas untuk suksesnya pesta demokrasi tahun ini.
“Keduanya telah memberikan pengorbanan besar dalam menjalankan tugas pelaksanaan pemilu,”ujarnya
Sebagai tindak lanjut atas jasa para almarhum, Pemerintah Kota Samarinda dan BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan sebesar Rp42 juta rupiah kepada masing-masing keluarga yang ditinggalkan.
“Santunan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban dan memberikan ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan,”harapnya.
Andi Harun juga mengapresiasi respon cepat BPJS Ketenagakerjaan atas pemberian santunan sesuai peraturan yang berlaku.
Lebih dari sekadar momen politik, Pemilu 2024 menjadi panggung penghormatan dan solidaritas bagi para penyelenggara yang berjuang demi demokrasi.
“Semoga semangat dan dedikasi mereka selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi kita semua,” pungkas Andi Harun.
Penyerahan santunan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda dan jajaran BPJS Ketenagakerjaan. (YH/Adv/PemkotSamarinda)











