Waspadai Bahaya TBC, Puji Setyowati Dorong Pemerintah Berikan Edukasi Ke Masyarakat

- Jurnalis

Senin, 13 November 2023 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati. (Foto: Ist)

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati, mengingatkan kepada masyarakat agar mewaspadai penyakit tuberkulosis (TBC). TBC sendiri merupakan penyakit menular yang dapat mengancam nyawa seseorang jika tidak ditangani dengan baik.

Puji menerangkan, TBC menyerang siapa saja tanpa memandang status ekonomi, usia ataupun jenis kelamin. Melihat betapa berbahayanya penyakit TBC membuat Politisi Demokrat ini mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai penyakit yang paling sering menyerang organ paru-paru itu.

“Penyakit TBC ini bisa menimpa masyarakat dari berbagai kalangan, baik kelas menengah ke bawah maupun ke atas. Baik usia muda ataupun tua. Baik laki-laki ataupun perempuan,” ucap Puji.

Tidak hanya menyerang fisik penderitanya, TBC juga dapat mengancam kesejahteraan dari keluarga penderita. Penderita TBC harus beristirahat dengan waktu yang cukup lama, sehingga dia tidak bisa bekerja seperti biasa dan terancam tidak menerima penghasilan.

“Jika salah satu anggota keluarga terkena TBC, secara perlahan-lahan ekonomi keluarga akan hancur karena tidak bisa bekerja,” ujarnya.

Oleh karena itu, Politisi Partai Demokrat ini mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan pengobatan penyakit ini. Puji juga menekankan pentingnya edukasi dari pemerintah untuk mencegah penyebaran penyakit ini.

“Kami berharap agar masyarakat bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam mencegah penyakit TBC,” tuturnya.

Puji juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyediakan fasilitas kesehatan di tingkat bawah seperti puskesmas, untuk membantu masyarakat yang terinfeksi penyakit TBC. Pemerintah juga akan memberikan obat gratis selama enam bulan dan mengontrol perkembangan kesehatan penderita.

“Peran Puskesmas sangat penting. Obat TBC itu akan diberikan gratis selama enam bulan, kemudian pemerintah akan mengontrol dampak positifnya,” pungkasnya. (AJ/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru