HarianBorneo.com, SAMARINDA – Belakangan ini, kasus bullying semakin marak terjadi. Perilaku inipun berdampak pada mental korban, bahkan tak jarang berujung pada kematian.
Perilaku ini tak hanya terjadi pada anak-anak dan remaja, namun juga pada orang dewasa. Perilaku ini juga mendapat kutukan dan tentangan dari berbagai pihak.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV, Sri Puji Astuti, mengatakan sampai terjadinya bullying berarti ada yang salah entah dari lingkungan rumah, lingkungan sekolah atau dari lingkungan sosialnya.
“Sekarang kalo sudah terjadi bullying perlu dilihat dari kepedulian orang tuanya, bagaimana lingkungan sekolahnya, jadi perlu seorang anak dikuatkan, disiapkan dari rumah untuk bersosialisasi di lingkungan luar agar memiliki ketahanan,” ungkap Rabu (1/11/2023).
Puji menyampaikan, Jangan sampai bullying ini menyebar dari anak yang satu ke anak yang lainnya, karena bullying ini seperti virus jadi harus ada antisipasi dari pihak lingkungan baik dari lingkungan rumah maupun sekolah tapi itu semua tidak akan bisa berhasil kalo tidak ada kerja sama.
“Kita ini juga sudah sosialisasi dengan beberapa pihak ada RT, kelurahan, tokoh masyarakat itu mengsosialisasikan jangan sampai terjadi bullying disekitar,” tuturnya.
Ia juga mengatakan,bullying ini bukan hanya terjadi secara langsung di kehidupan nyata tapi sering kali juga terjadi di dunia maya, harusnya pemerintah bertanggung jawab karena tidak ada aturan yang jelas tentang bagaimana penggunaan gadget secara bijaksana terutama untuk anak sekolah itu.
“Berharap pemerintah mengadakan sosialisasi, dengan adanya aturan bagaimana penggunaan gadget di sekolah bahkan di rumah oleh orang tuanya, lingkungan sekitarnya bahkan oleh gurunya di sekolah,” ungkapnya.
Harapannya, jangan Sampai bullying itu terjadi karena itu akan menyakiti perasaan anak yang nantinya akan membawa dampak kepada keluarga dan lingkungan sosial bahkan akan mempengaruhi psikologis anak, yang penyembuhannya berat dan membutuhkan waktu yang lama karena harus ada pendampingan dari ahlinya. (FI/Adv/DPRDSamarinda)











