HarianBorneo.com, SAMARINDA – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Samarinda, Fuad, memberikan himbauan kepada seluruh pedagang takjil menjelang bulan Ramadan agar berjualan di tempat yang telah disiapkan oleh pemerintah. Tujuannya adalah untuk menghindari gangguan terhadap pengguna jalan dalam beraktivitas sehari-hari.
“Sebenarnya pemerintah kota kan sudah ada menyiapkan, biasa di GOR itu akan dikumpulkan semua pedagang pedagang, itukan hal bagus, disamping itu juga kerapian kemudian juga akan ada Parkir, kita sih juga berharap seperti itu krena kalau ini di biarkan tentu yang tergangu pasti para pengguna jalan” ucap Fuad, Kamis (29/2/2024).
Fuad juga mengingatkan akan pentingnya menjaga ketertiban terutama di pasar Ramadan yang seringkali berada di tempat yang sembarang, seperti di Jalan Jakarta, yang dapat mengganggu lalu lintas terutama menjelang bulan Ramadan yang biasanya ramai.
“seperti di jalan jakarta itukan ,itu mendekati ramdhan ini eksistensi angkutan itu tentu akan sangat ramai sekali ,ya kita berharap dari pemerintah itu bisa ditertibkan dengan baik ,khusunya di jalur jalur utama,” ujarnya.
Menurut Fuad, sudah ada masukan kepada pemerintah kota agar pedagang takjil tidak berjualan terlalu maju ke depan, terutama di jalur-jalur utama, untuk menghindari konflik antara pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, Fuad menegaskan perlunya perhatian lebih dari pemerintah terhadap kebiasaan masyarakat saat bulan Ramadan. Dia juga memberi solusi kepada masyarakat dengan menyarankan penggunaan masjid atau tempat-tempat luas lainnya untuk berjualan takjil.
“Dalam bulan ramadhan,dimana mereka yg memiliki masjid masjid yang besar itu bisa di manfaatkan ,atau kiranya yg memiliki tempat tmpat yang luas itu juga bisa di gunakan untuk pasar ramdahan” tutupnya. (MR/Adv/DPRDSamarinda)











