DPMD Kukar Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK dengan Aksi Cepat Tangani Stunting

- Jurnalis

Kamis, 8 Februari 2024 - 04:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas DPMD, Arianto. (Foto: Ist)

Kepala Dinas DPMD, Arianto. (Foto: Ist)

HarianBorneo.comTENGGARONG – Menyikapi rekomendasi Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mengambil langkah proaktif. Mereka telah menandatangani surat pernyataan komitmen untuk mempercepat penanganan stunting, sebuah masalah kesehatan yang menjadi prioritas nasional. Pertemuan ini, yang merupakan hasil dari audit kinerja tahun anggaran 2022 dan 2023, diadakan Kamis (08/02/2024), di ruang rapat Inspektorat Kukar.

OPD yang terlibat dalam upaya ini termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka berkomitmen untuk bekerja sama dalam mengurangi angka stunting di daerah.

Sekretaris Daerah, Sunggono, memberikan instruksi yang jelas kepada OPD terkait untuk melakukan evaluasi dan perbaikan dengan segera. “Kami harus memastikan bahwa semua prosedur dan peraturan dijalankan dengan tepat dan sesuai dengan tenggat waktu yang sudah ditentukan. Ini sebagai respons atas temuan BPK yang akan menjadi dasar rencana aksi tindak lanjut,” ujar Sunggono.

Sunggono juga menekankan pentingnya pendampingan dari Inspektorat sebagai leading sektor dalam menjalankan rencana aksi ini. “Kami serius dalam menghadapi masalah stunting dan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Sunggono.

Inisiatif ini menunjukkan keseriusan Kukar dalam menangani masalah stunting dan dedikasinya untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Dengan tindakan proaktif ini, Kukar berupaya untuk menciptakan masa depan yang lebih sehat dan sejahtera bagi anak-anaknya

Kepala DPMD Kukar, Arianto menyampaikan bahwa, pihaknya akan terus siap siaga mendorong pencegahan stunting ini hingga di tingkat kelurahan dan Desa. DPMD Kukar akan mengintervensi pemerintah desa dan kelurahan agar memprioritaskan program-program pencegahan stunting.

“Kami perlu mengawal desa untuk menganggarkan program kegiatan yang nantinya difokuskan untuk penanganan stunting,” tutupnya. (AE/Adv/DPMDKukar)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru