HarianBorneo.com, TENGGARONG – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan desa, sebuah program pembangunan berbasis RT di Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, telah menarik perhatian karena dampak positifnya yang luas. Program yang mengalokasikan dana 50 juta rupiah per RT ini telah menjadi topik hangat di kalangan masyarakat. Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, bersama dengan Sekda Kukar Dr. Sunggono dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Arianto, telah melakukan kunjungan untuk memantau dan mengevaluasi efektivitas program ini pada Minggu, (4/2/2024).
Dalam kunjungan yang penuh harapan ini, Bupati Edi Damansyah memberikan apresiasi yang tinggi kepada para RT yang telah bekerja keras dalam menjalankan program.
“Kami sangat menghargai dedikasi para RT yang telah menjalankan program pembangunan berbasis RT dengan sangat baik,” ujar Edi Damansyah dengan nada bangga.
Program ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif dan menjadi contoh bagi pembangunan serupa di masa depan, sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Evaluasi menyeluruh akan memastikan bahwa program ini memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” tambah Bupati dengan semangat.
Selain itu, penggunaan HP Android untuk aplikasi pelayanan kependudukan juga menjadi bagian dari inovasi pelayanan publik di Kecamatan Marangkayu.
“Teknologi ini diharapkan dapat mempermudah pendataan dan pembaruan data warga prasejahtera, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal,” harap Edi Damansyah dengan optimisme.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi dialog antara Bupati dan para ketua RT, dimana mereka menyampaikan berbagai masukan dan saran. Para ketua RT juga menyatakan rasa terima kasih atas program yang telah memberikan kontribusi besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Kersik.
Program 50 Juta Per RT ini merupakan salah satu upaya pemerintah Kabupaten Kukar dalam mewujudkan visi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan mengedepankan pemberdayaan masyarakat desa. Kegiatan ini merupakan langkah maju dalam membangun kesadaran zakat yang lebih luas di kalangan masyarakat.
Di sisi lain, Kepala DPMD Kukar, Arianto menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh atas terealisasinya program Rp 50 Juta per RT yang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat.
”Kami sangat mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan prinsip dan program DPMD Kukar,” pungkasnya. (AE/Adv/DPMDKukar)











