HarianBorneo.com, TENGGARONG – Arianto, Kepala DPMD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menguraikan strategi peningkatan status desa menjadi maju dengan menekankan pentingnya indikator ekonomi, sosial, dan lingkungan.
“Kami mengacu pada indeks ekonomi, sosial, dan lingkungan yang telah ditetapkan untuk mendorong kemajuan desa,” ujar Arianto.
Ia menambahkan bahwa pengembangan ekonomi desa melalui pariwisata didukung dengan Dana Desa dari APBN yang dialokasikan melalui APBD kabupaten/kota.
Sebagai contoh, Desa Pela, yang terkenal dengan pesut dan wisata danau, telah mendapatkan dukungan anggaran untuk infrastruktur pariwisata.
“Untuk desa dengan potensi pariwisata yang menghadapi kendala, seperti Desa Kedangmurung, kami memberikan bantuan penerangan jalan,” kata Arianto.
Program Terang Kampung juga telah berhasil memberikan akses listrik 24 jam ke desa-desa yang sebelumnya belum teraliri listrik.
“Pada tahun 2021, ada 17 desa tanpa listrik, namun di tahun 2024, semua desa telah teraliri listrik,” tutupnya. (VY/Adv/DiskominfoKukar)











