Soal Inovasi Perpisahan ala Wisuda di TK, Damayanti Harap Tidak Membenani Orang Tua

- Jurnalis

Senin, 20 Mei 2024 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Damayanti. (Foto: Ist)

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Damayanti. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Samarinda menghadirkan konsep perpisahan yang menyerupai upacara Wisuda, menarik sorotan dari berbagai pihak. Inovasi tersebut mengundang pertanyaan kritis dari Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Damayanti, yang mengingatkan akan kemungkinan beban finansial yang dapat dirasakan oleh orang tua.

Meskipun memuji kekreatifan dan momen istimewa yang dihadirkan bagi anak-anak, Damayanti menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak finansial dari konsep tersebut. Ia menyoroti penggunaan toga, yang menurutnya memiliki makna sakral dalam konteks perguruan tinggi dan ilmu pengetahuan.

“Kalau konsep tersebut hanya untuk senang – senang saja dan sudah mendapatkan persetujuan dari kedua belah pihak yaa tidak jadi masalah,” ujar Damayanti.

Damayanti juga mempertanyakan soal penggunaan toga yang dilakukan oleh anak – anak TK, yang sebenarnya hal tersebut indentik dengan perpisahan yang dilakukan oleh perguruan tinggi.

“Ya kalau bicara soal toga ini kan identik dengan perguruan tinggi dan hal tersebut sangat sakral, karena hal tersebut menunjukan sebuah ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Damayanti menyampaikan bahwa dirinya sangat khawatir dengan adanya penerapan perpisahan yang menggunakan toga yang dilakukan oleh TK ini, dan nantinya malah membebankan masyarakat dari segi finansial nya.

“Yaa semoga hal tersebut tidak membebani orang tua dari si anak, karena kondisi dari orang tua kita tidak tau seperti apa,” pungkasnya. (MR/Adv/DPRDSamarinda)

Penulis : Riduan

Editor : Fai

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru